Khofifah Tolak Jadi Tim Kampanye Jokowi-Ma’ruf Amin di Jatim , Ini Alasannya !

0
3941
Copyright©detik

Khofifah Tak Ingin Masuk Tim Kampanye Jokowi di Jatim !

Indowarta.com – Gubernur Jatim terpilih Khofifah Indar Parawansa yang menyatakan menolak untuk dijadikan Dewan Penasehat tim kampanye daerah (TKD) pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin. Dia yang lebih memilih untuk memanfaatkan jaringan kiai santri nasional guna memberi dukungan pemenagan Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019.

Ikuti Juga : Sebelum Pengambilan Nomor Urut,Timses Jokowi-Ma’ruf Gelar Rapat, Bahas Ini ?

Disini Khofifah yang mengatakan, peran serta dalam pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin yang bakal kurang efektif apabila dirinya masuk ke dalam TKD Jatim. Dia yang malah intin mengoptimalkan jaringan yang dia bangun di skala nasional.

Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak
Copyright ©Kompas

“Saya sebetulnya ingin lebih fokus pada jaringan kiai santri saja. Saya sudah mengkomunikasikan dengan teman-teman tidak hanya di Jawa Timur, tapi teman-teman terutama dari 9 provinsi yang basis votersnya (pemilihnya) signifikan. Rasanya kami akan membangun komunikasi ala kami, begitu,” kata Khofifah usai memberi tausiyah di acara peringatan tahun baru Islam 1440 Hijriah di lapangan Desa Pulorejo, Dawarblandong, Mojokerto, Jumat (21/9/2018) dini hari.

WAJIB BACA :  Jokowi Tuding Lawan Politiknya Sengaja Ciptakan Isu Daya Beli Menurun!

Lantas Khofifah yang menjelaskan, untuk membantu memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019, dirinya yang bakal masuk menjadi tim jaringan santri nasional. Dimana mantan Menteri Sosial tersebut yang melihat, dengan masuk ke dalam tim tersebut, dirinya yang bakal lebih fleksibel guna membangun komunikasi dengan banyak kelompok.

Ikuti Juga : Kisah Kwik Kian Gie, Tak Digubris Jokowi-Megawati Sebaliknya Malah Didengar Prabowo-Sandi !

Ditambah, lanjut Khofifah, kini dirinya yang juga masih menjabat sebagai PP Muslimat yang secara garis besar Badan Otonom (Banom) yang sangat strategis di NU.

“Jadi, lebih baik saya tidak pada posisi regional (Jatim). Jaringan yang bisa kami maksimalkan tentu tak hanya Jawa Timur. Perlu dipahami kalau saya dikonfirmasi, saya tidak perlu masuk karena ini kan jaringan regional. Saya merasa akan lebih efektif kalau masuk jaringan nasional, yakni jaringan kiai santri nasional,” tandasnya.

WAJIB BACA :  BPN Prabowo Sebut Jokowi Memalukan Lantaran Tak Dapat Bedakan Upload-Download !

Berdasarkan Lampiran Surat Keputusan No 016-A/KPTS/TKN-JKWMA/IX/2018, terdapat sejumlah nama tokoh besar yang masuk ke dalam susunan TKD Jatim pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin. Salah satunya adalah sosok Gubernur Terpilih Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa dan wakilnya Emil Dardak yang juga masuk di dalam tim.

Ikuti Juga : Timses Jokowi Sebut Nama Koalisi Prabowo Sangat Jadul dan Kuno !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here