Aksi “Walk Out” SBY Dinilai Bisa Timbulkan Efek Negatif ke Partai Demokrat !

0
359
Copyright©kompas

SBY “Walk Out” Saat Karnaval Kampanye Damai Pemilu 2019 !

Indowarta.comPartai Demokrat yang tengah lakukan protes kepada Komisi Pemilihan Umum (PKU) RI ketika deklarasi kampanye damai Pemilu 2019 yang digelar di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (23/9/2018).

Tadi teman-teman lihat Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) hadir. Tadi malam saya telepon Ketua KPU (bahwa) Pak SBY akan hadir. Tapi baru kira-kira lima menit tadi ikut defile, beliau (SBY) turun dan walk out meninggalkan barisan,” kata Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan saat ditemui usai acara deklarasi kampanye damai itu.

Lanjut Baca : SBY Ungkapkan, Jika Diam Itu Emas, Maka “Speak is Silver”, Ini Maknanya !

Dimana menurut Hinca, SBY walk out sebab mengetahui terdapat banyak sekali aturan main yang dilanggar, yang tidak sesuai dengan apa yang telah disepakati sebelumnya.

WAJIB BACA :  Ini Alasan SBY Ajak Sudi Silalahi Bertemu Presiden Jokowi di Istana

“Misalnya kan kita sepakat pakaian adat saja dan tidak membawa parpol apalagi membawa atribut begitu banyak sehingga terkesan sudah kampanye,” kata Hinca.

“Kemudian Pak SBY bilang ke saya, ‘Saudara sekjen pimpin defile sampai selesai’. Saya pimpin sampai selesai, belum tadi masuk di situ acara sudah selesai, sehingga deklarasi pun kami tidak bisa naik. Kami tak bisa tandatangan (ikrar kampanye damai),” tambah Hinca.

Copyright©bbc

Ia yang mengungkapkan, pihaknya yang sudah menyampaikan protes kepada Ketua KPU Arif Budiman.

“Saya sudah menulis protes keras (kepada) Ketua KPU Arif Budiman dan cc saudara Bawaslu,” kata Hinca.

Ia yang menyampaikan kepada KPU supaya lebih tegas dalam menegakkan aturan yang sudah disepakati sebelumnya secara bersama-sama.

WAJIB BACA :  Waketum PAN Kritik soal Klaim Kemenangan Prabowo Tanpa Data yang Valid !

“Kami mengingatkan KPU agar deklarasi semacam ini yang sudah disepakati aturan mainnya dengan pakaian adat dan kami sepakat tidak membawa atribut partai, kecuali yang disediakan oleh KPU. Tapi teman-teman bisa melihat semua atribut (parpol) ada di tempat, menurut kami KPU tidak tegas dan kami protes keras,” kata Hinca.

Walaupun begitu, ungkap dia, Partai Demokrat yang memiliki komitmen mengenai acara kampanye Pemilu 2019 yang damai dan aman.

Lanjut Baca : SBY tak Pernah Paksa AHY Jadi Capres dan Cawapres, Hanya Mengarahkan !

“Semangat dan cita-cita (Partai Demokrat) untuk membuat pemilu damai, Demokrat tetap pada posisi itu,”ujar dia.

Dimana sebelumnya pasangan capres-cawapres Pemilu Presiden 2019 yakni Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang telah mengucapkan janji kepada deklarasi kampanye damai untuk digelar secara langsung di Monas, Jakarta Pusat Minggu pagi. Adapun aturan deklarasi kampanye damai adalah, mewujudkan pemilu yang langsung, bebas, umum, rahasia, jujur dan adil.

WAJIB BACA :  Berbagai Tanggapan Netizen yang Ikuti Cuitan SBY dengan Hastag #SayaBertanya !

Melaksanakan kampanye pemilu yang tertib, aman, damai berintegritas, tanpa hoaks, politisasi SARA dan politik uang.

Lanjut Baca : AHY Tak Jadi Cawapres, SBY Susun Rencana Besar DiBalik itu ?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here