Lembaga Survei Ungkap, Anti-Pemimpin Nonmuslim Meningkat Setelah Kasus Ahok !

0
3598
Copyright©cnnindonesia

LSI Ungkapkan, Kasus Ahok Berdampak Pada Meningkatnya Anti-Pemimpin Nonmuslim ?

Indowarta.com – Survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang telah menemukan adanya tren intoleransi, yang utama dalam segi politik, yang telah mengalami peningkatan pasca-kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. yang mengakibatkan, mayoritas masyarakat yang enggan untuk memilih pemimpin nonmuslim.

Ikuti Juga : Ma’ruf Amin Bakal Bertemu dengan Ahoker, Lantas Bagaimana Kabar Teman Ahok ?

“Intoleransi kelompok muslim terhadap nonmuslim cenderung tinggi terutama dalam politik. Mayoritas warga muslim keberatan jika nonmuslim menjadi kepala pemerintahan terutama sejak tiga tahun terakhir,” kata Peneliti LSI Burhanuddin dalam rilis media di Hotel Sari Pan Pasifik, Jakarta Pusat, Senin (24/9).

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Begini Komentar Jokowi Soal Wacana Ahok Akan Jadi Menteri!
Copyright©liputan6

Berdasarkan survei yang bertajuk ‘Tren Persepsi Publik tentang Demokrasi, Korupsi dan Intoleransi’, tersebut LSI yang telah menemukan responden muslin yang kian tak menginginkan kursi presiden, wakil presiden, gubernur atau walikota dikuasai oleh nonmuslim. Pada tahun 2016, terdapat 48 persen muslim yang enggan untuk memilih presiden dari agama yang berbeda.

Kemudian responden yang tidak ingin gubernur yang dijabat oleh non muslim yang mencapai 40 persen di 2016. Sedangkan di tahun berikutnya, naik menjadi 50 persen dan kembali naik menjadi 52 persen pada tahun 2018. Adapun dalam posisi walikota/bupati, LSI yang mencatat responden yang mengaku keberatan jika kepala daerah dijabat oleh nonmuslim,

WAJIB BACA :  Patrialis Akbar Ngaku Gunakan 'Ahok' Demi Beri Kode Nama Penyuapnya!

yang meningkat, yakni dari 39 persen menjadi 47 persen, dan kini menjadi 52 persen. Burhanuddin yang menuturkan, momentum kenaikan intoleransi tersebut dalam bidang politik yang terjadi pada tahun 2016.

“Pada saat itu ulama juga menyebutkan bahwa kita tidak masalah secara sosial dengan nonmuslim mereka mau bangun masjid atau kegiatan agama di lingkungan, silakan tapi jangan jadi pemimpin kami,” kata dia.

Ikuti Juga : Inilah 4 Kisah Cinta Ahok dan Seorang Polwan Cantik yang Jadi Sorotan !

Burhanuddin yang menganggap faktor agama bukanlah satu-satunya penyebab hal itu. Dimana mereka yang mengaku sebagai mayoritas lebih intoleran ketimbang orang minoritas. Hal ini berdasarkan data LSI yang baik terjadi di kalangan responden muslim maupun nonmuslim.

WAJIB BACA :  TKN Jokowi Adukan Media yang Muat Isu Ahok Bakal Gantikan Ma’ruf Amin ke Dewan Pers !

“Dari data 89 persen responden yang merasa mayoritas kita kan bisa cek apakah di daerah mereka, mereka ini minoritas atau tidak. Secara total kelompok muslim lebih intoleran karena mereka merasa mayoritas, lebih banyak dibanding umat nonmuslim,” kata dia.

Burhanuddin yang merasa terkejut dengan kenaikan intoleransi di Indonesia, sebab di beberapa negara yang radikalisme tinggi juga mengalami tren kenaikan.

Ikuti Juga : Gempar, Kabar Ahok Bakal Nikahi Polwan, Begini Reaksi Adik dan Eks anak Buah !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here