Begini Kisah Pilot Batik Air yang Selamat dari Gempa Palu !

0
1350
Copyright©tribunnews

Kesaksian Pilot Batik Air yang Selamat dari Gempa Palu !

Indowarta.com – Bencana gempa dan tsunami yang telah melanda Palu da Gonddala, Sulawesi Tengah, yang mengukir kisah baru. Dimana salah satunya mengenai cerita Personel Air Traffix Controller (ATC) AirNav Cabang Palu, Anthonius Gunawan Agung yang telah menyelamatkan 184 penumpang Batik Air ID-6231.

Lanjut Baca : Kisah Surono Kusir Andong, Mengaku Grogi Antar Jokowi dan Ibu Iriana Berkeliling Malioboro

Dimana pilot Batik Air 6231, Capt. Ricosetta Mafella yang memiliki cerita menarik saat menerbangkan pesawat untuk selamat dari gempa Palu. Menurut kesaksian Maffela yang diutarakan saat rekaman ivdeo yang beredar di media sosial. Yakni Mafella yang menyampaikan di depan jemaat Gereja Duta Injil BIP, Jakarta, Minggu 30 September 2018.

WAJIB BACA :  Viral, Status Seorang Netter di 2015 Soal Jembatan Kuning di Palu Jadi Kenyataan !
Copyright©viva

Mafella yang mengatakan sejak mendarat di Bandara Mutiara Sis AL Jufri, Jumat, 28 September 2018, ia yang telah merasakan adanya feeling yang kurang mengenakkan. Hal tersebut yang diungkapkan secara langsung kepada kopilotnya.

“Tolonglah bro nanti kita cepat saja, saya tawarin untuk foto, kopilot enggak mau. Biasanya yang belum pernah ke Palu pasti foto kan. Yasudah saya bilang cepetin aja, boardingnya sekarang,” kata Mafella.

Lantas Mafella yang menyatakan sebelumnya dari Bandara Ujung Pandang Sulsel menuju Palu, ia yang tidak biasanya melantunkan lagu-lagu rohani dengan nada keras. Biasanya ia yang cukup bersenandung dengan suara pelan. Tetapi memang diakuinya, pada hari itu, ia yang merasakan kegalauan yang tinggi sehingga ingin melupakan dengan bernyanyi.

WAJIB BACA :  Terseret Tsunami Palu, Kapal Besar Ini Masuk ke Pemukiman Warga Jadi Tontonan !

“Saya hari itu bernyanyi lantang sekali. Sampai-sampai kopilot saya yang muslim meledek, captain kenapa enggak rekaman aja?” tutur Mafella.

Dan benar saja, kegalaian tersebut yang memuncak saat akan terbang lagi dari Bandara Mutiara Sis Al Jufri menuju Ujung Pandang. Dimana Maffela yang sengara supaya kopilot dan kru pesawat jangan lama-lama istirahat. Dimana dalam hatinya, saat itu ada dorongan supaya segera secepatnya meninggalkan Bandara Mutiara Sis Al Jufri.

Lanjut Baca : Kisah Penggusuran Ratusan Mayat untuk Proyek Jalan Tol Bikin Merinding !

Hal tersebut yang membuatnya tidak mau turun dari cockpit pesata. “Seperti ada suara panggilan untuk bergegaskah, segera tinggal,” ujar Mafella.

WAJIB BACA :  Inilah Kisah Orang yang Mendapat Keajaiban di Tengah Bencana Gempa Palu-Donggala !

Dimana ia yang lantas meminta izin kepada menara Air Traffic Controllers (ATC) AirNav Cabang Palu untuk memberikan izin untuk lepas landas.

“Saya tanya tadi siapa yang kontrol saya. Ternyata tadi itu Mas Agung, seorang petugas pengatur udara punya peranan penting dari emergency pesawat itu,” sebutnya.

Dan akhrinya, pesawat Batik Air 6231 selamat sampai tujuan Bandara Ujung Pandang, Makassar, Sulsel, pada umat, 28 September 2018, pukul 19.00 WITA. Dan sebanyak 148 penumpang dan tujuh kru berhasil selamat dari gempa Palu.

Lanjut Baca : Kisah Viral, Ternyata Mantan Pacarku Menjadi Suami Adik Kandungku !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here