Timses Prabowo Ingatkan Jokowi Tak Kampanye Saat Beri Bantuan Korban Gempa Palu !

0
3321
Copyright©liputan6

Saat Beri Bantuan Korban Gempa Palu, Timses Prabowo Minta Jokowi Sambil Kampanye !

Indowarta.com – Tim Kampanye Prabowo-Sandiaga Uno yang meminta supaya Jokowi tak melakukan kampanye saat memberikan bantuan kepada korban gempa dan tsunami di Kabupaten Donggala dan Kota Palu, Sulawesi Tengah. Dimana hal tersebut yang menanggapi pernyataan Bawaslu RI yang meminta kepada para pejabat negara untuk tidak menggunakan logo partai ketika memberikan bantuan.

Lanjut Baca : Kisah Surono Kusir Andong, Mengaku Grogi Antar Jokowi dan Ibu Iriana Berkeliling Malioboro

“Yang jadi masalah kan salah satu kandidat ini sekarang posisinya Presiden. Tentu ini harus dibatasi jangan sampai fasilitas kenegaraan digunakan untuk ini. Karena harus equal,” ujar Juru Bicara Tim Kampanye Prabowo-Sandiaga, Ferry Juliantono di Warung Daun Cikini Jakarta Pusat, Sabtu (29/9/2018).

WAJIB BACA :  Kocak, Paspampres Kejar-Kejaran dengan Jan Ethes Cucu Jokowi, Jadi Sorotan !
Copyright©cnnindonesia

Menurutnya, Prabowo-Sandiaga yang memiliki rencana untuk memberi bantuan kepada para korban gempat dan tsunami di Sulawesi Tengah. Dimana Wakil Ketua Umum Partai Gerindra tersebut yang memastikan bantuan itu tidak akan dibungkus dengan logo partai ataupun dengan nomor urut Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019.

“Dan apalagi gempanya besar dan kemudian terkena tsunami semua infrastruktur dan vital. Jadi menurut hemat kami ya harus (memberikan bantuan). Cuma memang kalau aturannya melarang penggunaan atribut partai, ya saya rasa kita bisa tetap menolong tanpa harus menggunakan atribut partai,” jelas Ferry.

Lanjut Baca : Akhirnya, Yenny Wahid Klaim Dukungan ke Jokowi Wakili Keluarga Gus Dur !

Adapun sebelumnya, Bawaslu RI yang telah memberikan aturan mengenai larangan penggunaan logo partai ketika memberikan batuan kepada korban gempa dan tsunami di Kota Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Dimana Bawaslu juga menghimbau supaya para pejabat negara ataupun pejabat daerah untuk tidak memakai nomor urut parpol untuk ajakan memilih.

WAJIB BACA :  Terungkap ! Inilah Pria Bersuara Mirip Jokowi yang Viral di Jagat Maya !

“Yang sering diputar dan dipelintir saat kasih bantuan itu muncul ajakan dan logo partai. Oleh karena itu, kami harap setiap ASN dan pejabat negara yang ingin kasih bantuan itu tidak menggunakan logo partai dan nomor urut dan statemen untuk memilih,” kata Anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar di Warung Daun Cikini Jakarta Pusat, Sabtu (29/9/2018).

Fritz yang lantas menerangkan, mengenai larangan itu yang berdasarkan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Dia yang menuturkan, apabila terbukti melakukan hal tersebut dapat dikenai sanksi melanggar Pasal 282 dan 283 Pemilu.

Lanjut Baca : TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, Minta Polisi Usut Pembuat Situs Skandal Sandiaga !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here