Pagi Dini Hari Gempa Susulan Terjadi di Palu, Warga Kembali Berhamburan Keluar Rumah !

0
365
Copyright©cnnindonesia

Gempa Susulan, Warga Palu Panik Berhamburan Keluar Rumah !

Indowarta.comGempa susulan yang kembali melanda Palu, Sulawesi Tengah sehingga membat sejumlah warga berhamburan ke luar rumah untuk menyelamatkan diri. dimana laman Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang melaporkan mengenai gempa susulan itu yang berkekuatan 5,0 Skala Richter

Lihat Juga : Timses Prabowo Ingatkan Jokowi Tak Kampanye Saat Beri Bantuan Korban Gempa Palu !

Yang terjadi pada Selasa (2/10/2018) pukl 01.39 Wita. Dimana gempa yang berpusat di 14 kilometer Donggala, Sulawesi Tengah pada kedalaman 11 kilometer. Adapun kejadian tersebut yang mengakibatkan ketakukan warga untuk kembali  ke rumah dan lebih memilih untuk tidur di luar rumah. Sementara mereka takut jika gempa susulan yang lebih besar akan terjadi.

WAJIB BACA :  Prabowo Siap Bantu Jokowi Tangani Korban Gempa Palu dan Donggala !
Copyright©cnnindonesia

Di Jalan Jenderal Sudirman, Palu, warga yang berjejer di pinggir jalan.

Gempa, gempa, keluar, keluar, lari,” teriak seorang warga.

Adapun getaran yang melanda pada dini hari terebut, yang dirasakan cukup kuat ketimbang sore tadi. Hal tersebut yang berdasrakan kaca-kaca di kantor Bank Mega, Jalan Jenderal Udirman yang ikut bergetar sangat kuat. Beberapa orang yang berada di kantor Bank Mega berupaya lari keluar berdesakan.

Lihat Juga : Korban Meninggal Gempa Donggala Tsunami Palu Mencapai 832 Orang !

Setelah gempa bumi berkekuatan 7,4 SR, Jumat (28/9/2018) BMKG yang telah mencatat terjadi 254 kali gempa susulan sampai dengan 1 Oktober 2018 pukul 11.00 WIB. Dimana sembiln gempa susulan diantaranya dirasakan terasa kuat getarannya. Lepas dari itu, Anie merpakan relawan Gempa Sulteng yang mengatakan

WAJIB BACA :  Viral, Status Seorang Netter di 2015 Soal Jembatan Kuning di Palu Jadi Kenyataan !

Sejumlah warga yang belum pulang ke tumah dan masih berada di bukit atau dataran yang lebih tinggi. Tim Relawan Informasi, ucap Anie, yang sudah bergerak menuju wilayah Kecamatan Manikulore, Palu Utara dan Tawaeli.

“Situasi pengungsi sebagian besar masih memilih tinggal di bukit atau di dataran yang lebih tinggi. Situasi pengungsi kehabisan air minum dan kekurangan makanan dan pakaian, namun sebagian kecil warga ada yang sudah berani kembali ke rumah dan memilih membuat tenda di jalan depan rumah, juga di lapangan,” katanya.

Lihat Juga : Sehari Setelah Gempa dan Tsunami Palu, Warga Mulai Menjarah Toko !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here