Ahli Tsunami Mengatakan, Jika Ada Gempa Lebih dari 2 Menit, Segera Jauhi Pantai !

0
38086
Copyright©liputan6

Ahli Tsunami : Apabila Ada Gempa Selama 2 Menit Tak Berhenti, Segera Jauhi Pantai !

Indowarta.com – Tak cuma sekali, tsunami yang telah menerjang pesisir Indonesia. sebut saja tsunami Aceh pada 2004 atau tsunami Banda Naira yang terjadi pada 1674 yang tercatat sebagai tsunami terbesar di Tanah Air dengan ketinggian ombak mencapai 94 meter. Tetapi, pengetahuan tentang pertanda tsunami yang belum tersebar luas ke masyarakat.

Lanjut Baca : Gempa Bumi Berkekuatan 5,8 SR Guncang Yogyakarta Rabu Dini Hari !

Dimana ahli tsunami dari kementerian Kelautan dan Perikanan, Abdul Muhari yang telah mengungkapkan, pertana dari stunami adalah gempa yang biasa mengawalinya.

“Sebenarnya, tsunami warning itu ya gempanya sendiri. Tidak perlu menunggu BMKG, tidak perlu mengandalkan sistem peringatan dini BMKG. Indikatornya, kalau ada gempa tidak berhenti selama 2 menit, langsung lari menjauh dari pantai,” ujar Abdul Muhari kepada Liputan6.com, Jakarta, Senin, 1 Oktober 2018.

WAJIB BACA :  Berita Hari Ini: Dampak Gempa Jepang, Bumi Terguncang Dari Bengkulu Hingga Selandia Baru!
Copyright©cnnindonesia

Menurutnya, peringatan tsunami yang tercepat yang dilakukan oleh BMKG adalah melalui televisi. Tetapi, saat gempa terjadi, masyarakat yang bakal langsung keluar rumah saat menghindari bangunan dan pohon.

“Tidak ada yang nonton TV lagi. Mereka sudah panik. Oleh karena itu, indikator yang bisa kami secara science peringatkan, jika ada gempa baik lemah maupun kuat, tapi terjadi selama 2 menit tidak berhenti, langsung menjauh dari pantai,” Abdul Muhari menjelaskan.

Mengapa 2 menit ?

Pria yang memperoleh gelar doktornya dari Universitas Tohoku, Sendai, Jepang tersebut yang mengatakan, setiap ada gempa dan tsunami butuh pelepasan energi. Dimana pada kasus-kasus yang terjadi sebelumnya, gempa yang berdurasi selama kurang lebih 2 menit tersebut yang mengakibatkan tsunami.

WAJIB BACA :  Hari ini, Presiden Jokowi Sambangi Lokasi Gempa di NTB !

Lanjut Baca : Gempa Bumi Berkekuatan 6,2 SR dan 5,8 SR Guncang Kupang NTT, Begini Antisipasinya !

“Pada kasus-kasus yang terjadi sebelumnya, gempa yang terjadi dengan durasi lama, lebih dari 1 menit, membangkitkan tsunami, kata pria yang akrab disapa Aam itu.

Sementara peneliti di Pusat Penelitian Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Danny Hilman Natawijaya yang menyatakan, pendidikan mengenai gejala tsunami di Indonesia yang masih kurang. Namun, sosialisasi dan pengajaran mengenai tsunami dan gejalanya yang sebagai early warning system termurah yang dapat diperoleh pemerintah.

“Selama ini yang diajarkan secara umum di kita itu, tsunami diawali dengan air surut. Padahal tidak semua tsunami ditandai surutnya air,” kata Danny Hilman kepada Liputan6.com, Senin.

Lanjut Baca : Bencana Gempa Bumi Berkekuatan 3,6 SR Guncang Lombok Utara !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here