Mendagri Minta KPU Hentikan Kampanye Pemilu di Wilayah Bencana Palu-Donggala !

0
1602
Copyright©liputan6

Mendagri: Setop Kampanye, Mari Empati ke Korban Gempa Palu-Donggala !

Indowarta.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo yang mengingatkan penyelenggara dan peserta pemilu sementara tidak melakukan kampanye di wilayah terdampak bencana di Sulawesi Tengah. Dikarenakan, sekarang ini semua pihak sedang berkonsentrasi untuk membantu warga pasca gempa Palu dan Donggala.

Ikuti Juga : Gempa Bumi Berkekuatan 5,8 SR Guncang Yogyakarta Rabu Dini Hari !

“Kita konsentrasi dulu menyelesaikan tanggap darurat ini. Apa pun, Pileg dan Pilpres bisa ditunda sepanjang daerahnya ada bencana, baik di tingkat TPS, kecamatan, desa, maupun kota dan kabupaten,” kata Tjahjo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (1/10).

Copyright©liputan6

Biar konsentrasi ke arah sana, tata kelola pemerintahan juga jalan, termasuk saya imbau KPU untuk tanggap darurat ini, kampanye untuk sementara disetop dulu supaya semua konsentrasi membantu warga kita yang sedang tertimpa musibah,” kata dia.

Disini Tjahjo yang enggan merinci mengenai jadwal pemilihan umum di Palu yang bakal diundur atau tidak. Tetapi, dia yang menegaskan saat ini juga meminta KPU supaya mempunyai rasa empati serta tidak melakukan kegiatan kampanye di wilayah itu.

“Yang penting saya mohon pada KPU jangan ada kampanye dulu. Setop. Mari kita empati pada warga yang kena musibah sambil lihat tahap yang berikutnya,” ucap Tjahjo.

Sementara Ketua KPU, Arief Budiman yang sebelumnya juga menjelaskan, pihaknya yang belum memastikan apakah bencana alam tersebut bakal mengganggu pelaksanaan Pemilu 2019 di Palu. Sampai dengan saat ini, KPU yang belum bisa berkomunikasi dengan KPUD Palu sebab jaringan komunikasi sedang terganggu akibat gempa dan tsunami.

Ikuti Juga : Prabowo Siap Bantu Jokowi Tangani Korban Gempa Palu dan Donggala !

“Sampai sejauh ini kita belum berhasil mengambil kesimpulan apakah ini nanti mengganggu (Pemilu) atau tidak, karena sampai tadi malam pun kami terus mencoba berkomunikasi dengan teman-teman di Palu, belum terhubung untuk update informasinya seperti apa,” jelasnya.

Selanjutnya, KPU yang bakal melakukan segala usaha agar masyarakat Palu dapat menggunakan hak pilihnya. Jika nanti wilayah tersebut tidak dapat beroperasi, maka KPU bakal memindahkan pemilih ke tempat lain. Selain itu, apabila gedung dan fasilitas KPUD Kota Palu juga rusak, maka KPU bakal membangung tenda darurat guna tempat para pegawai bekerja untuk sementara waktu.

“Jadi ketika kantor runtuh kita kasih tenda darurat agar mereka bisa kerja di sana. Sekarang tenda darurat sedang kita lakukan mudah-mudahan enggak terlalu lama ini mereka bisa kerja kembali,” ujar Arief.

Ikuti Juga : Timses Prabowo Ingatkan Jokowi Tak Kampanye Saat Beri Bantuan Korban Gempa Palu !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here