SBY Puji Langkah Cepat Presiden Jokowi saat Kunjungi Palu !

0
486
Copyright©kompas

Presiden Joko Widodo Kunjungi Korban Gempa Palu dan Donggala !

Indowarta.comSBY yang mengatakan, langkah Jokowi yang secara langsung mengunjungi lokasi gempa dikatakan sudah tepat.

“Meskipun tidak sebesar dan sedahsyat gempa bumi di Aceh dan Nias (2004) dulu, kali ini gempa bumi dan tsunami yang melanda Sulteng juga besar. Korbannya kita saksikan besar,” ujar SBY dalam video yang diunggah ke akun YouTube-nya, Minggu (30/9/2018).

Lanjut Baca : Prabowo Siap Bantu Jokowi Tangani Korban Gempa Palu dan Donggala !

“Oleh karena itu, tindakan cepat presiden Jokowi untuk berkunjung ke daerah bencana saya nilai tepat,” tambah SBY.

Dimana Ketua Umum Partai Demokrat tersebut yang melihat, langkah Jokowi yang cepat saat mengunjungi lokasi gempa yang sangat mempengaruhi kebijakan yang bakal diambil oleh pemerintah guna penanganan bencana lebih lanjut.

WAJIB BACA :  Ma’ruf Amin Mengaku Selalu Siap Maju di Debat Capres Perdana !
Copyright©liputan6

“Dengan datang langsung ke daerah bencana, beliau akan bisa melihat situasi, mengambil keputusan dan kemudian nanti operasi tanggap darurat akan berjalan dengan cepat tapi juga efektif,” sebut SBY.

Diketahui, Presiden Joko Widodo yang telah meninjau lokasi gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (30/9/2018) kemarin. Dimana presiden yang tiba pada pukul 13.00 Wita. Sementara Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi yang menyatakan, setelah hadir di Palu, Presiden yang telah menerima laporan dari kementerian terkait,

Lanjut Baca : Banyak Warga Berebut Makanan di Minimarket, Ini Kata Jokowi !

Termasuk Pemerintah Daerah Sulawesi Tengah. Dimana sebelumnya, pada Sabtu (29/9/2018), Menko Polhukam Wiranto, Panglima TNI Jenderal Hadi Tjahjanto dan Kaplolri Jenderal Pol Tito Karnaavian yang sudah berada di Palu.

WAJIB BACA :  Jokowi Diajari Beda Grasi dan Amnesti Terkait Kasus Baiq Nuril !

“Presiden pimpin rapat terbatas diikuti jajaran menteri, termasuk Menteri PUPR dan BNPB. Presiden meminta penanganan pertama adalah evakuasi evakuasi korban,” kata Johan seperti dikutip dari wawancara langsung yang ditayangkan Kompas TV, Minggu.

Adapun gempa yang berkekuatan 7,4 Skala Richter yang diikuti dengan tsunami yang terjadi di Kota Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat lalu. Sementara data yang berhasil dikumpulkan hingga minggu siang jumlah korban tewas tercatat 832 orang. Dimana masa tanggap darurat yang sudah ditetapkan selama 14 hari, sejak 28 September 2018 sampai dengan 11 Oktober 2018.

Lanjut Baca : Timses Prabowo Ingatkan Jokowi Tak Kampanye Saat Beri Bantuan Korban Gempa Palu !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here