Tim Jokowi-Ma’ruf Siapkan Langkah Hukum soal Kebohongan Ratna Sarumpaet !

0
434
Copyright©cnnindonesia

Soal Kebohongan Ratna Sarumpaet, Tim Jokowi-Ma’ruf Bakal Bawa ke Jalur Hukum !

Indowarta.com – Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma’ruf Amin yang sedang menyiapkan langkah hukum mengenai kebohongan kasus penganiayaan Ratna Sarumpaet yang telah terdaftar sebagai juru kampanye kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Dimana hal tersebut yang turut disampaikan oleh Direktur Hukum dan

Ikuti Juga : SBY Puji Langkah Cepat Presiden Jokowi saat Kunjungi Palu !

Advokasi Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf, Irfan Pulungan, melalui keterangan tertulis, Rabu (3/10/2018).

“Berdasarkan pertimbangan hukum dan fakta yang ada, Tim Hukum dan Advokasi TKN Jokowi-Maruf akan melaporkan pihak yang menyudutkan pasangan calon Jokowi-Ma’ruf kepada Mabes Polri sehubungan berita bohong penganiayaan Ratna Sarumpaet sebagai salah satu anggota Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi,” kata Irfan.

WAJIB BACA :  Soal Transparansi, Jokowi Blak-Blakan Sebut Kahiyang Ayu Pernah Tidak Lulus Tes CPNS !

Adapun pihaknya yang meminta kepada Kapolri untuk segera menindak lanjuti mereka yang membuat dan menyebarkan berita bohong untuk kepentingan suatu kelompok tertentu. Terlebih, kata dia, berita soal penganiayaan Ratna Sarumpaet yang telah diviralkan ke media massa besar dan media sosial. Ia lantas menyatakan

Tindakan membuat dan menyebarkan berita bohong merupakan perbuatan pidana sebagai diatur dalam pasa 28 ayat 2 Juncto Pasal 45 ayat 2 UU No. 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Ia yang meminya kepada Majelis Kehormatan DPR untuk memeriksa adanya dugaan keterlibatan anggota DPR yang

Copyright©kompas

Membantu menyebarkan berita bohong atas penganiaayn terhadap Ratna Sarumpaet. Sementara Irfan yang menganggap tindakan itu tidak seharusnya dilakukan dan tidak etis sebagai wakil rakyat.

WAJIB BACA :  KPU : Jangan Salahkan Format Debat Karena Performa Paslon Capres-Cawapres Kurang Oke !

“Kami mengimbau kepada seluruh elite politik untuk menjaga kesantunan dalam berpolitik dan menjunjung tinggi semangat kampanye damai yang telah dideklarasikan secara bersama pada tanggal 23 September 2018 di Monas,” lanjut Irfan.

Ikuti Juga : Prabowo Siap Bantu Jokowi Tangani Korban Gempa Palu dan Donggala !

Disisi lain, Ratna Sarumpaet yang telah mengakui jika dita tidak pernah dikeroyok atau dianiaya di kawasan Bandara Husein Sastranegara, Bandung, pada 21 September 2018. Ia yang membantah berita mengenai pernyataan beberapa tokoh yang menyebut bahwa Ranta dianiaya sampai wajahnya lebam.

“Jadi tidak ada penganiayaan. Itu hanya khayalan entah diberikan setan-setan mana dan berkembang seperti itu,” ujar Ratna di rumahnya di kawasan Kampung Melayu Kecil V, Jakarta Selatan, Rabu (3/9/2018).

WAJIB BACA :  Muchdi PR Menilai Jika Prabowo Tak Akan Mampu Membangun Seperti Jokowi !

Ratna yang mengatakan, pada 21 September dia yang mendatangi salah satu rumah sakit bedah di Jakarta Pusat untuk operasi sedot lemak. Tetapi, ketika operasi selesar, Ratna yang malah melihat wajahnya lebam-lebam kemudian ia kembali ke rumah dan menjelaskan penyebab wajahnya lebam kepada anak-anaknya.

Ketika sampai dirumah, Ratna yang mengaku wajahnya sebab dikeroyok oleh sejumlah orang. Lantas Ratna yang meminta maaf kepada semua pihak yang telah dia bohongi.

Saya minta maaf kepada Pak Prabowo yanh telah membela saya kemarin,” ujar Ratna.

Ikuti Juga : Banyak Warga Berebut Makanan di Minimarket, Ini Kata Jokowi !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here