Tak Disangka Unggahan Status Guyon soal Gempa Situbondo di FB, Pria Ini Dicyduk Polisi !

0
1669
Copyright©detik

Bikin Status Guyon Gempa Situbondo di FB, Pria Ini Dipanggil Polisi !

Indowarta.com – Gara-gara dirinya membuat status dalam Facebook yang bernada guyonan terkait gempa Situbondo, seorang pria di Situbondo harus berurusan dengan pihak polisi. Dimana melalui dinding Facebook miliknya, pria yang diketahui bernama Arief Septyan Anugerah ini yang menulis status.

Lanjut Baca : Beredar Video Pengusiran Relawan di Palu Viral di Medsos, Begini Penjelasan BPNB !

“Ayo Situbondo gempa lagi… Yang tadi kurang berasa goyangannya.” Lalu di ujung kalimat, pria ini memasang dua emoticon tertawa.

Copyright©detik

Adapun status tersebut yang diketahui ia unggah usai terjadinya gempa bermagnitudo 6,4 Skala Richter di timur laut Situbondo pada pukul 01.44 WIB dini hari tadi. Tak seberapa lama, status tersebut yang langsung memancing reaksi dari warganet. Dimana salah satunya dari pemilik akun yang bernama Broto Seno

Yang secara langsung men-screenshoot status tersebut kemudian dibagikan ulang di dinding Facebook miliknya. Disini ia yang menuliskan komentar bernada kesal.

Di saat saudara kami berduka ttg gempa di Situbondo, ternyata masih saja ada yg main main dgn statusnya, smp jg terkesan melecehkan ALLAH. Mungkin saja pengin viral kaleee. Silahkan d share,” demikian tulis Broto Seno.

Mendapati laporan adanya unggahan yang meresahkan itu, Kapolsek Panji AKP Hariyono, Kasubbag Humas Polres Situbondo Iptu H Nanang Priyambodo dan Bhabinkamtibmas Brigadir Surya yang segera bergerak cepat. Dengan melakukan penelusudan Tim Cyber Troops, pemilik akun tersebut segera dihadirkan di Mapolsek Panji.

Lanjut Baca : Viral, Video Sekeluarga Boncengan Lima Naik Motor Matik di Pangkalpinang !

Disini ia yang diminyai klarifikasi dan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat atas tindakannya itu. disamping permohonan maaf dalam bentuk video, dan tulisan yang nanti diunggah di akun pribadinya, pemilik akun Arief Septyan Anugerah tersebut yang diharuskan untuk membuat surat pernyataan

Di Mapolsek Panji serta berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya.

“Seluruh masyarakat harus bijaksana dan baik menggunakan media sosial, apalagi menyangkut bencana, agar tidak sebarkan informasi hoax atau mem-posting sesuatu yang tidak bermanfaat dan membuat masyarakat resah,” tandas Kasubbag Humas Polres Situbondo, Iptu H Nanang Priyambodo kepada detikcom, Kamis (11/10/2018).

Nanang yang menyampaikan, seharusnya jika ada gempa atau bencana buatlah status yang menyejukkan atau berdoa supaya diderikan keselamatan oleh Allah SWT.

Lanjut Baca : Viral Doktrin Anti Presiden Bikin Syok Guru Agama SMAN 87 Jakarta, Akhirnya Bikin Surat…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here