4 Fakta Baru Gempa dan Tsunami Sulteng, Soal Relawan Asing hingga Ratusan Sekolah Darurat !

0
377
Copyright©kompas

Berikut ini 4 Fakta Baru Gempa dan Tsunami Sulteng, Selengkapnya !

Indowarta.com – Proses rehabilitasi rekonstruksi pascabencada di Sulawesi Tengah yang bakal dilakukan pada bulan November 2018. Dimana sampai dengan saat ini BPNB serta dinas terkait yang masih melakukan pendataan mengenai jumlah kerugian serta kerusakan terdampak bencana gempa Donggala dan tsunami Palu.

Ikuti Juga : Inilah Kisah Orang yang Mendapat Keajaiban di Tengah Bencana Gempa Palu-Donggala !

Dilain sisi, BPNB yang kembali menegaskan hanya relawan asing yang mempunyai ijin yang diperbolehkan untuk masuk ke Sulawesi Tengah. Berikut ini fakta baru mengenai bencana alam di Sulawesi Tengah.

1 Rehabilitasi dan Rekonstruksi dimulai pada November 2018

Copyright©kompas

Wakil Presiden Jusuf Kalla, yang memimpin penanganan korban gempa dan tsunami Sulteng, yang telah mengumumkan pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi yang akan dimulai pada bualn November 2018. Dimana , BNPN yang bakal terus memperbarui data kerusakan serta jumlah kerugian dan kebutuhan rehabilitasi rekonstruksi pascagempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

WAJIB BACA :  Korban Meninggal Gempa Donggala Tsunami Palu Mencapai 832 Orang !

Mengenai rencana relokasi warga yang akan terus dikaji oleh pemerintah kota dan provinsi Sulteng.

“Pemerintah Provinsi Sulteng sudah berkoordinasi dengan Pemkot Palu dan Pemda Sigi dan Donggala terkait lahan huntara (hunian sementara) bagi korban yang kehilangan rumah,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat BNPB Sutopo Purwo Nugroho di kantor BNPB, Utan Kayu, Jakarta Timur, Rabu (10/10/2018).

2 Pentingnya shelter evakuasi di daerah rawan gempa dan tsunami

Copyright©kompas

Sutopo Purwo Nugroho yang mengatakan, proses rehabilitas dan rekonstruksi bangunan yang membutuhkan shelter evakuasi. Dimana bangunan yang dilengkapi dengan shelter yakni fasilitas publik yang strategis dan lokasinya dekat dengan pantai, seperti masjid dan hotel.

WAJIB BACA :  BNPB dan Kemensos Diminta Segera Ulurkan Bantuan untuk Korban Longsor Pangandaran!

“Dalam masa rehabilitasi dan rekonstruksi, termasuk diperhatikan evaluasi penataan ruang. Belajar dari pengalaman, ini perlu shelter evakuasi,” kata Sutopo di Kantor BNPB, Utan Kayu, Jakarta Timur, Rabu (10/10/2018).

Ikuti Juga : Kisah Izrael, Bocah Korban Gempa Palu yang Ikuti Jokowi di Palu !

3 Ratusan sekolah darurat untuk anak-anak para korban

Copyright©kompas

Sebanyak 333 unit sekolah darurat berkapasitas 7 ruang yang segera dipersiapkan untuk kegiatan belaja rmengajar murid korban gempa dan tsunami di Sulteng. Sekolah darurat ini yang terdiri dari 5 unit PUD, 205 SD, 45 SMP, 89 SMA, 74 SMK dan 4 SLB.

4 Relawan asing di Sulteng dibatasi.

Sutopo Purwo Nugroho yang mengatakan, relawan asing tidak dapat bebas masuk ke wilayah terdampak bencana, dimana bantuan internasional yang dibatasi hanya untuk kebutuhan yang diperlukan. , seperi alat transportas, water treatment, tenda, genset. Alasannya, relawan dalam negeri yang jumlahnya masih mencukupi.

Ikuti Juga : Prabowo Siap Bantu Jokowi Tangani Korban Gempa Palu dan Donggala !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here