Miris, Dua Petani ini Duel Sampai Mati Hanya karena Rebutan Air !

0
468
Copyright©kumparan

Hanya soal Rebutan Air, Dua Petani yang masih Bersaudara ini Duel Hingga Mati !

Indowarta.com – Diketahui dua orang petani di Kecamatan Pasirwanig, Kabupaten Garut, Kamis (11/10/2018) siang, yang terlibat pertikaian sengit. Dimana salah seorang diantaranya yang tewas akibat luka sabetan benda tajam di bagian ketiak dan perut. Dimana dua petani tersebut yang terlibat pertikaian yakni Oma (54)

Lanjut Baca : Peristiwa Warga Terpapar Gas Beracun Gunung Ijen Diluar Dugaan Sebelumnya

Warga Kampung Citonggeret dan Rukman (84) warga Kampung Barukai, Desa Karyamekar, Kecamatan Pasirwangi. Sementara Komandan Koramil Samarang Kapten Infanteri Dedi yang mengungkapkan, peritiwa nahas tersbeut yang terjadi pada pukul 11.30 WIB di arela kebun milik Oja (70) di Kampung Citonggeret, Desa Karyamekar, Kecamatan Pasirwangi.

Copyright©kumparan

“Jadi Omas dan Ruman ini terlibat keributan di kebun. Dalam aksi tersebut, Rukman melakukan pembacokan spontan terhadap Omas hingga menyebabkan meninggal dunia karena mendapatkan luka yang sangat serius”, ujar Dedi.

Dari hasil keterangan saksi Enceng (35), ucap Dedi, kejadian tersebut bermula dari adanya perebutan air untuk menyirami lahan kebun. Enceng yang mendengar informasi jika Omas dan Rukman tengah terlibat cekcok akibat masalah air.

Lanjut Baca : Ramalan 2018, 2 Peristiwa Besar Akan Terjadi Sampai Mengubah Dunia!

“Mendapat informasi tersebut, Enceng langsung datang ke kebun yang menjadi lokasi percekcokan dan di lokasi sudah ada Entang yang sedang memeluk Omas. Saat itu ia melihat kondisi Omas sudah bersimbah darah sehingga ia pun langsung membawa korban ke RSUD dr Slamet Garut dibantu warga lainnya, tetapi dalam perjalanan Omas meninggal dunia,” katanya.

Sementara Dedi menuturkan, sebelum kejadian tersebut Omas yang sempat menutup saluran air yang biasanya dipakai oleh Rukman, hal tersebut yang menjadi pemicu keributan ini. Disamping itu, antara pelaku pembacokan dan korban yang meninggal ternyata masih ada hubungan saudara.

“Saat ini kasus tersebut sudah ditangani oleh pihak kepolisian, dan untuk pelaku sudah diamabkan di Mapolsek Pasirwangi untuk diproses lebih lanjut. Sedangkan untuk jenazah korban, saat ini masih berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Slamet Garut untuk dilakukan visum,” kata dia.

Lanjut Baca : Peristiwa yang Memicu Munculnya Nota Larangan Foto Di Depan Ka’bah!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here