Sebut Indonesia Jalankan ‘Ekonomi Kebodohan’, Cak Imin : Prabowo Tak Paham Persoalan !

0
403
Copyright©kompas

Prabowo Sebut Indonesia Jalankan ‘Ekonomi Kebodohan’, Cak Imin Bereaksi !

Indowarta.com – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau sering disapat Cak Imin yang telah mengkritik pernyataan calon presiden nomor urut 02, yakni Prabowo Subianto, dimana yang telah menyebug Indonesia menjalankan ekonomi kebodohan. Adapun Cak Imin yang menilai jika

Ikuti Juga : Hasto Mengatakan, Prabowo Subianto Tiru Gaya kampanye Donald Trump ?

Prabowo yang tidak paham betul mengenai persoalan ekonomi yang terjadi saat ini secara detail.

“Ya persepsi itu karena tidak paham persoalan,” kata dia, di sela-sela pertemuannya dengan kader dan simpatisan PKB, di Graha Insan Cita, Depok, Jawa Barat, Minggu (14/10/2018).

WAJIB BACA :  Terkait Isu Jadi Wagub DKI, Sandi Tegaskan Jatah PKS: No More Discussion !

Lantas, Muhaimin Iskandar yang mengakui jika realitas perekonomian yang secara global yang dikatakan cenderung lebih sulit. Walaupun begitu, ia yang menilai bahwa starategi pemerintahan Presiden Joko Widodo demi menjaga stabilitas ekonomi yang tengah berjuang menyesuaikan dinamika global.

Copyright©kompas

“Konsep Nawacita harus berhadapan dengan realitas ekonomi global yang sulit, harus beradaptasi dengan dinamika dolar. Yang terpengaruh global, tidak hanya Indonesia,” ujar dia.

Menurut Muhaimin, langkah dari pemerintah demmi menyikapi masalah ekonoi global yang sudah dinilai cukup baik. Ia mengatakan, ditengah perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok, dimana tantangan tersebut yang berdampak terhadap nilai tukar dolar, sehingga perekonomian nasional yang dinilainya masih baik.

WAJIB BACA :  La Nyalla Beberkan Bahwa Prabowo Tak Berani Pimpin Salat dan Baca Alquran !

“Kondisi ekonomi global lagi sakit. Itu tentu berpengaruh. Tapi, alhamdulillah kondisi yang susah ini Indonesia masih punya fundamental ekonomi yang bagus, pertumbuhan terjaga, inflasi tidak mengkhawatirkan,” kata dia.

Ikuti Juga : Cak Imin: Hoaks Ratna Sarumpaet Jadi Pukulan Telak, Pemilih Prabowo Merapat ke Jokowi !

Muhaimin yang menambahkan, untuk sementara cadangan devisa negara yang dinilai masih cukup kuat, disamping iklim usaha serta investasi yang dianggap masih kondusif. Hal ini tentunya berkaiktan dengan ekonomi yang kini dikuasai oleh asing, Muhaimin yang lantas menilai mengenai pernyataan tersebut yang harus dibutikan lebih lanjut.

Sebelumnya, Prabowo yang menanggap jika sistem ekonomi di Indonesia yang tidak dapat berjalan dengan benar pada saat ini. Ia yang menilai, sistem ekonomi yang berjalan sudah sangat parah dari paham neoliberalisme yang dianut oleh Amerika Serikat. Karena, angka kesenjangan sosial masyarakat Indonesia yang kian tinggi.

WAJIB BACA :  Merasa Terhina, Ratusan Ojek Online Madiun Demo Tuntut Prabowo Minta Maaf !

Terlebih, Indonesia yang sedang mempraktikkan sistem ekonomi kebohohan.

“Ini lebih parah dari neolib. Harus ada istilah, ini menurut saya ekonomi kebodohan. The economics of stupidity. Ini yang terjadi,” ujar Prabowo, saat berpidato pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Pondok Pesantren Minhajurrosyidin Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (11/10/2018).

Ikuti Juga : Merasa Dirugikan, Kubu Prabowo-Sandiaga Bakal Polisikan Ratna Sarumpaet !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here