Banyak Kepala Daerah Dicokok KPK, Akhirnya Khofifah Turun Tangan !

0
403
Copyright©liputan6

12 Kepala Daerah di Jatim Ditangkap KPK, Khofifah Berikan Solusi Ini !

Indowarta.com – Terdapat 12 kepala daerah di Jawa Timur yang diketahui telah ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dimana para kepala daerah tersebut yang diantaranya berasal dari Malang Raya, yaitu Kota Batu, Kota Malang dan Kabupaten Malang. Sementara gubernur terpilih yakni Khofifah Indar Parawansa

Ikuti Juga : Khofifah Tolak Jadi Tim Kampanye Jokowi-Ma’ruf Amin di Jatim , Ini Alasannya !

Yang mengambil langkah yang dapat ditempuh guna meminimalisir terjadinya tindak pidana korupsi. Dimana langkah tersebut yang berbentuk monitoring serta pengawasan yang dilakukan sejak tahap perencanaan RAPBD tingkat II ataupun I yakni dengan melibatkan KPK.

WAJIB BACA :  Kader Golkar Tak Diizinkan Oleh KPK Jenguk Setya Novanto!
Copyright©liputan6

“Hari ini KPK membuka ruang untuk dikonsultasikan dari perencanaannya, bahkan konsultasi perencanaan bisa dilakukan secara online. Hal-hal seperti ini mudah-mudahan sudah terkomunikasikan, sehingga menjaga dan mengawal seluruh akuntabilitas dan responsibilitas kita,” kata Khofifah Indar Parawansa usai hadir di Festival Pesona Lokal Malang, Minggu (15/10/2018).

Semua anggaran baik APBD tingkat II maupun I hari ini, tidak cukup hanya mengandalkan pada saat monitoring dan pengawasan paska pelaksanaan. Sekarang monitoring dan pengawasan saat perencanaan. Itu lebih clear dan memastikan bahwa yang kita rencanakan semua sudah dengan penuh kehati-hatian dengan penuh akuntabilitas dan sudah dengan proses monitoring dari KPK,” kata dia lagi.

Sementara Khofifah yang mengatakan, akhir Agustus yang lalu telah dilakukan telaah mengenai APBD provinsi dan RAPBD Kab/Kota untuk APBD 2019 oleh KPK. Dimana langkah tersebut yang diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan kinerja serta dapat bertindak sebagai pencegahan tindak pidana korupsi.

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Harapan KPK Atas Ditangkapnya Pelaku Penyerangan Novel Baswedan!

Ikuti Juga : Kalahkan Gus Ipul dan Puti, Ini Rahasial Khofifah dan Emil

“Sehingga semua sudah merasa bekerja dalam suasana clear and clean, yang menurut saya menjadikan kenyamanan kita bekerja, dedikasi kita dan produktivitas terhadap pekerjaan kita,” katanya.

Khofifah mengatakan, pengawasan umumnya yang dilakukan BPKP atau BPK pada akhir program, namun untuk sekarang ini sudah harus dikombinasikan dengan KPK sejak perencanaan. Dimana langkah tersebut yang pernah dilakukan ketika Khofifah menjabat sebagai Menteri Sosial. dari perencanaan seluruh tim

Yang kemudian dikumpulkan untuk mendengarkan dari Tim Pencegahan KPK. Lepas dari itu dilakukan korodinasi sehingga dapat dipastikan rencana atau program tersebut sudah disusun dengan penuh kehati-hatian, dan juga terpantau oleh KPK.

Ikuti Juga : Khofifah Siap Jadi Jubir Jokowi di Pilpres 2019 “Siap Kalau Ditunjuk”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here