Jadi Tersangka Suap Izin Meikarta, KPK Cokok Bupati Bekasi !

0
794
Copyright©liputan6

Sempat Kabur, Tersangka Suap Izin Meikarta Akhirnya Menyerahkan Diri !

Indowarta.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah berhasil menangkap Bupati Buekas, Neneng Hassanah Yasin, diduga terkait kasus suap perizinan proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi.

“Untuk Bupati sedang dijemput dan dibawa ke KPK,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (15/10/2018).

Ikuti Juga : Banyak Kepala Daerah Dicokok KPK, Akhirnya Khofifah Turun Tangan !

Sebelum ditangkap, Neneng yang sebelumnya sempat mengaku tidak tahu dengan adanya operasi tangkap tangan (OTT) kepada jajarannya di Kabupaten Bekasi. Dan sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah menetapkan Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap soal izin proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi.

WAJIB BACA :  Meikarta Dinilai Mampu Hidupkan perekonomian Warga!
Copyright©liputan6

Tak hanya Bupati Neneng, KPK turut menjerat delapan orang lainnya yang juga terlibat dalam kasus ini. Dimana mereka adalah Kepala Dinas PUPR Pemkab Bekasi, Jamaludi, Kepala Dinas Damkar Pemkab Bekasi, Sahat MBJ Nahar, Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Bekasi, Dewi Tisnawati, dan Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, Neneng Rahmi.

Sementara, pihak swasta yang bernama Billy Sindoro yang diketahui sebagai Direktur Operasional Lippo Group, Taryudi dan Fitra Djajaja Purnama yang selaku konsultan Lippo Group, dan Henry Jasmen pegawai Lippo Group. Diketahui, Bupati Neneng dan kawan-kawan diduga telah menerima hadiah atau janji yakni sebesar Rp 13 miliar mengenai

Ikuti Juga : Penuhi Panggilan Polisi, Amin Rais Ngaku Bakal Bongkar Kasus Mangkrak di KPK !

Proyek itu. dikatakan, realisasi pemberian hingga saat ini berjumlah sekitar Rp 7 miliar yang melalui sejumlah Kepala Dinas terkait. Lebih lanjut, beberapa dinas yang disebabkan proyek itu terbilang kompleks, yaitu mempunyai rencana membangun apartemen, rumah sakit, pusat perbelanjaan, sampai dengan tempat pendidikan sehingga hal tersebut membutuhkan banyak perizinan.

WAJIB BACA :  Lippo Sebut Pemasaran Meikarta Bisa Dilakukan Sebelum Izin Turun!

Kepala Bidang Tata Ruang PUPR Kabupaten Bekasi Neneng Hasanah Yasin yang akhirnya menyerahkan diri ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dan kini Neneng yang tengah menjalani pemeriksaan intensif.

“Dini hari ini, Selasa sekitar pukul 04.00 WIB, tersangka NR (Neneng Rahmi) menyerahkan diri ke KPK diantar keluarga,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa (16/10/2018).

Ikuti Juga : Viral, Foto Setya Novanto di Rest Area Tol Cipularang, Begini Penjelasan KPK !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here