Studi tentang 2 Patahan Aktif di Surabaya yang Terungkap Lagi !

0
414
Copyright©detik

Surabaya Punya Sesar Aktif, Risma Siapkan Antisipasi Gempa Sejak Dini !

Indowarta.com – Pada tahun lalu, seorang pakar dari ITS Surabaya yang telah mengatakan jika Kota Surabaya dilewati oleh dua sesar aktif atau patahan yang dapat menimbulkan potensi gempa darat. Terlebih kala itu, ia yang menyebut jika gempa itu terjadi, skalanya diperkirakan mencapai 6,5 skala Richter (SR).

Lanjut Baca : Gempa Bumi Berkekuatan 5,8 SR Guncang Yogyakarta Rabu Dini Hari !

Ada dua sesar, yang pertama sesar Surabaya yang patahannya mulai kawasan Keputih hingga Cerme. Sesar kedua disebut sesar Waru yang patahannya mulai dari Rungkut hingga Jombang,” kata pakar kebumian dan bencana dari Institut Teknologi 10 November Surabaya (ITS) Dr Amien Widodo saat dikonfirmasi detikcom, November 2017.

WAJIB BACA :  Berita Hari ini: Lagi.. Gempa Mentawai Susulan 5,8 SR, Tak Berpotensi Tsunami !!
Copyright©cnnindonesia

Sementara Amien yang meneybtu studi mengenai keberadaan dua sesar tersebut yang telah diterbutkan pada awal September 2017 oleh Pusat Gempa Nasional di bawah Kementerian PUPR. Setahun berlalu, saat gempat yang mengguncang Donggala tetapi mengakibatkan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah.

Dimana wacana tersebut yang mengenai adanya dua sesar aktif di Kota Surabaya pun yang kembali mengemuka. Saat dikonfirmasi mengenai hal ini, Wali Kota Tri Rismaharini yang mengaku bakal melakukan koordinasi dengan akademis untuk memastikannya.

Sebenarnya bukan deteksi, tapi saya percaya studi itu,” kata Risma di Balai Kota Surabaya, Selasa (16/10/2018).

Sejauh ini, pihaknya yang terus melakukan pantauan melalui koordinasi dengan BMKG untuk masalah bencana dan cuaca. “Kita saat ini sudah mempunyai tim khusus untuk Surabaya dengan BMKG, tapi kembali saya akan koordinasi lagi dengan akademisi dan ahli,” tambah Risma.

WAJIB BACA :  Gempa Bumi Terkuat di Meksiko Tewaskan Sedikitnya 27 Korban!

Lanjut Baca : Gempa Bumi Berkekuatan 6,2 SR dan 5,8 SR Guncang Kupang NTT, Begini Antisipasinya !

Sementara berdasarkan hasil kajian para ahli, Risma yang mengungkapkan ada beberapa upaya untuk mengantisipasi yang bakal diterapakknya, seperti memperbanyak sumur-sumur di lokasi yang dilalui patahan aktif serta menambah hutan dan taman kota.

“Itu kata ahlinya, kita akan ikuti itu termasuk dengan cara alamiah seperti lingkungan. Mereka bilang diantisipasi dengan membuat banyak sumur-sumur, taman, bikin embung (waduk) sebagai salah satu upaya untuk itu,” ungkapnya.

Dimana potensi tsunami yang tak luput dari perhatian Risma. Ia yang telah memerintahkan untuk memperbanyak tanaman mangrove dan cemara udang di bibir pantai.

WAJIB BACA :  Setelah Terjadi Gempa, Begini Dampak Wisatawan Tiga Gili di Lombok !

“Kita punya mangrove untuk cegah tsunami. Makanya saya tidak mau kecolongan. Kalau berbatasan dengan laut 500 meter, di Surabaya lebih dari 500 meter sudah 1 km kita juga buat tanggul dan tanami mangrove,” jelas Risma.

Lanjut Baca : Bencana Gempa Bumi Berkekuatan 3,6 SR Guncang Lombok Utara !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here