Dapat Teguran Keras dari Jokowi, Ini Tanggapan BPJS Kesehatan !

0
662
BPJS Kesehatan
Copyright©gulalives

Ditegur Presiden Jokowi, Begini Tanggapan BPJS Kesehatan !

Indowarta.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang telah memberikan teguran keras kepada BPJS Kesehatan sebab dirinya yang harus mengurus secara langsung mengenai pembayaran utang rumah sakit dalam program JKN. Dimana BPJS Kesehatan yang mengatakan kritkan tersebut merupakan bentuk perhatian Jokowi kepada program JKN.

Berita Terkait : Jokowi: Selamat Ulang Tahun untuk Sahabat Saya, Prabowo Subianto !

“Ini bentuk prhatian presiden dalam cara lain kepada program JKN (Jaminan Kesehatan Nasonal). Kita berfikir positif bahwa dalam bentuk dukungan itu ada fokus perhatian beliau sehingga ada pernyataan seperti itu,” kata Kepala Humas BPJS Kesehatan, M Iqbal Anas Ma’ruf, saat dihubungi detikcom Rabu (17/10/2018) malam.

WAJIB BACA :  Ini Transkip Rekaman Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos !
Copyright©okezone

Sementara menurut Iqbal, Jokowi yang menyoroti BPJS Kesehatan. Termasuk ketika mengambil keputusan terkait suntikan dana Rp 4,9 triliun untuk menutupi defisit BPJS Kesehatan.

“Ketika ada suntikan Rp 4,9 triliun menjadi bukti komitmen sangat kuat agar program ini tetap bisa berjalan,” ucap Iqbal.

“Program ini dikelola dengan profesional karena menyangkut keuangan negara yang harus dipertanggung jawabkan,” ucap Iqbal.

Dia yang menilai kritikan Jokowi tersebut yang diungkapkan supaya BPJS Kesehatan dapat mengelola program JKN dengan baik. Dimana kritikan tersebut yang ditujukan kepada beberapa lembaga selain BPJS Kesehatan.

“Kita memandang apa yang disampaikan beliau dukungan, agar program dikelola dengan baik. Bukan hanya BPJS kesehatan, tapi kementerian-lembaga terkait sehingga lebih bekerja sama dan berkolaborasi,” ujarnya.

WAJIB BACA :  Kronologis Penangkapan Terduga Teroris di Bandara Kedatangan Jokowi!

Berita Terkait : Kubu Jokowi Menilai Prabowo-Sandi Tidak Merakyat, Apakah Karena Kaya ?

Diketahui, sebelumnya Jokowi yang telah menegur Ditur BPJS Kesehatan dan Menteri Kesehatan terkait pembayaran utang rumah sakit dalam program Jaminan Kesehatan nasional (JKN) yang seharusnya tak perlu dirinya turun tangan. Dimana pernyataan tersebut yang diungkapkan oleh Jokowi ketika membicarakan mengenai defisit anggaran JKN.

Disini Jokowi yang menyatakn pemerintah yang telah memutuskan untuk memberikan suntikan dana Rp 4,9 triliun guna menambal defisit itu.

“Saya tahu urusan JKN , urusan pembayaran RS. Saya ngerti dan sampai di meja saya seingat saya mungkin sebulan atau 5 minggu lalu kita putuskan. Tapi sebetulnya ini urusan Dirut BPJS, nggak sampai presiden kayak gini-gini,” kata Jokowi saat membuka Kongres Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) di JCC Senayan, Rabu (17/10).

Berita Terkait : Yenny Wahid Yakin, Mahfud MD Mampu Dongkrak Suara Jokowi-Ma’ruf !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here