Jurkam Prabowo Menduga, Suap Meikarta Ada Kaitannya ke Timses Jokowi !

0
720
Copyright©cnnindonesia

Mengenai Suap Meikarta, Jurkam Prabowo Katakan Ada Hubungannya dengan Timses Jokowi !

Indowarta.com – Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, yakni Ferry Juliantono yang telah menduga mengenai korupsi perizinan pemukiman Meikarta yang ada kaitannya dengan Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Dimana tudingan itu yang lantas dibantah keras oleh kubu Jokowi.

Lanjut Baca : Kubu Jokowi Menilai Prabowo-Sandi Tidak Merakyat, Apakah Karena Kaya ?

Sementara Ferry yang menduga hal itu sebab Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin yang telah ditetapkan tersangka oleh KPK disinyalir sebagai anggota tim kampanye Jokowi-Ma’ruf. Disini Ferry yang menuturkan, sudah umum bahwa ada yang memperkirakan mengenai hasil korupsi yang telah dilakukan oleh Neneng sebagai bentuk penggalangan dana untuk kepentingan pemenangan pilpres 2019.

WAJIB BACA :  Duduk di Kursi Bandara Menunggu Delay Pesawat, Penampilan Iriana Jokowi jadi Viral !
Copyright©okezone

“Mohon maaf, Neneng ini timses. Nah itu kan aibnya kalau kepala daerah dijadikan timses, kalau ada kejadian seperti ini jadi muncul dugaan kemungkinan gratifikasi diberikan dalam konteks kampanye,” kata Ferry saat menghubungi CNNIndonesia.com akhir pekan lalu.

Adapun di lain sisi, Juru Bicara TKN Jokowi-Maruf Tubagus Ace Hasan Syadzily yang beranggapan jika Neneng memang anggota Tim Kampanye Daerah (TKD) wilayah Jawa Barat. Disamping itu, Ace yang menyatakan jika Neneng sekaligus menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Bekasi, Jawa Barat.

Lanjut Baca : Nanik S Deyang Orang Pertama Kabarkan Hoaks Ratna ke Prabowo ? Begini kata Pengacara…

“Bagaimana pertanggungjawaban timses Jokowi-Ma’ruf terhadap ini,” kata Ferry.

WAJIB BACA :  Jenderal Gatot Nurmantyo Berpeluang Susul Jokowi dan Prabowo Jelang Pilpres 2019!

Sementara memberikan tanggapan akan kondisi tersebut, Ferry yang beranggapan jika Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan harusnya meminta maaf kepada publik. Dimana Ferry yang berkata Luhut sebelumnya pernah menyatakan kepada masyarakat jika Meikarta tak mempunyai masalah perizinan.

Tetapi, nyatanya KPK telah berhasil mengusut kasus dugaan gratifikasi mengenai perizinan.

“Yang dibutuhkan sekarang sikap yang bersangkutan bagaimana. Kalau salah mengaku salah. Tapi kita enggak dengar dia mengaku salah padahal ini ada dampaknya pada konsumen,” ucap Ferry.

Lanjut Baca : Sebut Indonesia Jalankan ‘Ekonomi Kebodohan’, Cak Imin : Prabowo Tak Paham Persoalan !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here