DPR Minta Pesawat Lion Air Berhenti Terbang Sebelum Diaudit !

0
530
Copyright©kompas

Ketua Komisi V DPR Sarankan Kemenhub Audit Lion Air !

Indowarta.com – Anggota Komisi V DPR RI Ridwan Bae yang menyatakan jika diperlukan audit menyeluruh terhadap pesawat Lion Air akibat insiden jatuhnya pesawat dengan nomor penerbangan JT-610. Dimana pesawat tersebut yang diketahui kondisinya diragukan didorong untuk tidak terbang. Sementara Ridwan yang berpendapat jika maskapai yang terbukt kelayakannya yang diperbolehkan terbang.

Lihat Juga : Hari ke-2 Pencarian Korban Pesawat Jatuh, Badan dan Kotak Hitam Lion Air Belum Ditemukan…

“Kalau saya berpendapat bahwa sebaiknya diaudit dulu secara menyeluruh. Dan setelah diaudit dalam artian kalau bisa dihentikan secara menyeluruh. Yang layak saja yang bisa diterbangkan. Yang diragukan semua harus ditinggalkan,” jelasnya di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (30/10).

WAJIB BACA :  Petugas Mengaku Kesulitan Angkat BlackBox Milik Lion Air di Kedalaman 32 Meter !
Copyright©kompas

Dimana indikasi kelalaian tersebut, ungkap Ridwan, pesawat yang masih tergolong baru.

Baru dua bulan dioperasikan di Indonesia, jadi semua orang kaget dan tanda tanya pada saat ini,” kata dia.

Apabila terbukti ada kelalaian, Ridwan yang menyatakan mengenai potensi pencabutan izin Lion Air serta pemeriksaan kepada pihak terkait, termasuk pemerintah.

“Dan kalau didapatkan [pelanggaran] harus dilakukan tindakan. Tindakannya tidak setengah-setengah. Kalau itu memang didapatkan merugikan masyarakat Indonesia pemakai penerbangan ini, maka ya harus cabut izin, jangan ragu-ragu. Ini buat keselamatan bangsa dan keselamatan masyarakat Indonesia,” ujar Ridwan.

Menurutnya, disini pemerintah berperan penting untuk memberikan tindakan tegas kepada pihak terkait. Dimana hal tersebut soal keyakinan masyarakat mengenai jaminan keselamatan pada moda transportasi ini.

WAJIB BACA :  Asuransi Rp 1,25 M dari Lion Air Akan Cair Setelah Proses Identifikasi Selesai !

Lihat Juga : Viral Foto Bayi Selamat Diduga Penumpang Lion Air JT610, Ini Penjelasan Kepala Basarnas!

“Tapi kalau orang sudah takut seperti ini, bagaimana mungkin? Setiap orang naik pesawat pasti ketakutan duluan,” tandas dia.

Sebelumnya, Presiden dan CEO Lion Air Group Edward Sirait yang mengutarakan jika pesawat JT-610 telah diterima perusahaannya pada 13 Agustus 2018 lalu. Untuk terbang pertama secara komersial pada 15 Agustus 2018. Dirinya yang menjamin jika pesawat itu merupakan generasi terbaru dari Boeing generasi 737 max seri ke-8.

Hingga kini, dirinya juga belum dapat memberikan komentar mengenai penyebab kecelakaan tersebut. namun dikatakan pihaknya terbuka untuk bekerjasama dengan penyelidik.

WAJIB BACA :  Setya Novanto Mundur Sebagai Ketua DPR 4 Desember!

“Kita tidak mau spekulasi. Ada pihak terkait yang bisa menyelidiki, kita siap kasih data,” ungkap Edward.

Lihat Juga : Sebelum Jatuh, Pesawat Lion Air JT610 Alami Masalah Ini?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here