Petugas Mengaku Kesulitan Angkat BlackBox Milik Lion Air di Kedalaman 32 Meter !

0
1984
Copyright©okezone

Petugas Berhasil Temukan Kotak Hitam Milik Lion Air di Dasar Laut !

Indowarta.com – Petugas yang telah berhasil mengemukan lokasi benda yang diduga kotak hitam atau blackbox milik pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di Perairan Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Dimana menurut keterangan Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya Muhammad Syaugi yang menuturkan, benda yang diduga kotak hitam atau black box

Ikuti Juga : Inilah Kesaksian Nelayan di Detik-Detik Jatuhnya Lion Air JT-610 yang Mengejutkan !

Tersebut yang diketahui berada di kedalaman 32 meter arah barat laut dari titik koordinat.

Kedalaman 32 meter,” kata Syaugi di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (31/10/2018).

WAJIB BACA :  Tentang Ucapan 'Allahu Akbar', Begini Penjelasan KNKT Soal Insiden Lion Air JT 610 !
Copyright©okezone

Ketika Syaugi mendampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang telah meninjau proses pencarian kedua yang sempat mendengar langung bunyi ping yang sering dipantulkan oleh black box atau kotak hitam itu. sayangnya, tim penyelam yang belum dapat mengangkat benda yang diduga adalah kotak hitam itu sebab kondisi dasar laut yang sangat deras.

Selain itu, lokasi tersebut juga banyak terdapat pipa milik pertamina sehingga tim mengaku tidak dapat menurunkan jangkar untuk mengangkat kotak hitam itu.

“Tadi Pangarmada sudah menelpon pihak berwenang untuk bisa menurunkan jangkar. strateginya gitu supaya bisa turunkan jangkar, bisa turunkan ROV, penyelam bisa jelas turun kebawah, tidak terbawa arus,” pungkasnya.

WAJIB BACA :  Ini Fakta Kotak Hitam, Benda Paling Dicari dalam Kecelakaan Pesawat !

Ikuti Juga : Jokowi Terus Awasi Proses Pencarian Korban Lion Air JT-610 !

Tiga hari usai pesawat Lion Air JT 610 jatuh di Tanjung Pakis, Karawang, Tim Basarnas yang telah menemukan titik terang mengenai lokasi bodi pesawat Lion Air. Dimana pada bagian pesawat tersebut yang terus diburu sebab diduga masih menyimpang banyak korban didalamnya. Disini, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto,

Dimana berita tersebut yang diterima dari Kepala Basarnas M Syaugi. Tetapi ia yang menerangkan jika penemuan itu harus dibuktikan terlebih dahulu.

“Saya mendapatkan penjelasan dari Kabasarnas tentang titik terang adanya dugaan kuat adalah bagian dari fuselage Lion Air JT 610 itu sudah ditentukan koordinatnya. Namun belum diyakinkan bahwa itu adalah bagian dari fuselage (badan pesawat) dari JT 610,” kata Hadi di JICT 2 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu 31 Oktober 2018.

Ikuti Juga : DPR Minta Pesawat Lion Air Berhenti Terbang Sebelum Diaudit !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here