Habib Rizieq Diperiksa Polisi Arab karena Bendera Tauhid Terpasang di Tembok Rumah !

0
170
Copyright©okezone

Habib Rizieq Diperiksa Polisi Arab, Terkait Bendera Tauhid Terpasang di Tembok Rumah !

Indowarta.com – Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Hihab yang dikabarkan ditangkap di Makkah, Arab Saudi. Dimana pengacara Rizieq, Kapitra Ampera yang menjelaskan, Ketua FPI tersebut diperiksa sebab ada orang yang memasang bendera berkalimat tauhid di kediamannya di Arab. Kapitra yang membantah mengenai

Ikuti Juga : Di Hadapan Para Ulama, Prabowo Janji Jemput Rizieq Shihab Jika Terpilih Jadi Presiden !

Dugaan Rizieq Shihab ditangkap sebab melebihi izin tinggal di Makkah.

“Yang saya dapat informasi dia diperiksa bukan karena overstayed. Ada orang memasang berkalimat tauhid di tembok rumahnya di Makkah,” kata Kapitra saat dikonfirmasi, Selasa (6/11/2018).

WAJIB BACA :  Terkait Survei LSI Denny JA, FPI Tuding Ada Modus Adu Domba antar Ulama !
Copyright©okezone

Dia yang mengatakan, Rizieq yang diminta keterangan oleh polisi Arab kemudian barulah dia dilepas kembali. “Sudah di rumah, “ujarnya.

Di lain sisi, kementerian luar negeri yang meminya kepada Kedutaan Besar Indonesi di Arab Saudi untuk melakukan pengecekan secara langsung terkait berita mengenai penangkapan Imam Front Pembela islam (FPI) yakni Rizieq Shihab di kediamannya di Mekah. Seperti yang dikutip dari BBC Indonesia, dimana para diplomat Indonesia yang kala itu sedang menuju

Mekah guna mengecek secara langsung ke kediaman Rizieq Shihab.

“Kami sedang melakukan pengecekan, ibu Menlu (Retno Masudi) barusan telepon saya untuk cari informasi yang valid tentang penangkapan habib Muhammad Rizieq Shihab,” kata Duta Besar RI Agus Maftuh Abegebriel.

WAJIB BACA :  Terkait Survei LSI Denny JA, FPI Tuding Ada Modus Adu Domba antar Ulama !

Ia mengatakan pada hari Selasa atau Rabu (6-7/11/2018) WIB diharapkan mendapat bukti mengenai berita penahanan itu.

Ikuti Juga : Dikatakan Rizieq Shihab sebagai Amunisi Prabowo dan Politik Identitas ?

“Belum bisa pastikan karena tak bisa menjawab berandai-andai tanpa bukti yang fixed (pasti),” kata Agus.

“Kami lakukan semuanya untuk memberi pendampingan, para ekspatriat Indonesia, saya menggunakan istilah ini termasuk untuk tenaga kerja Indonesia, di Saudi dalam masalah apapun,” tambahnya mengacu pada langkah KBRI mengutus diplomat ke Mekah untuk mengecek berita tentang Rizieq Shihab.

Tetapi Agus yang mengatakan jika Rizieq Shihab yang telah keluar dari Indonesia sejak April tahun 2017 yang merupakan warga negara Indonesia “Overstay” dimana visanya telah habis masa berlakunga sejak bulan Juli lalu.

Ikuti Juga : Arab Saudi Cekal Rizieq Shihab ke Malaysia, Polri Katakan Tidak Bisa Intervensi !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here