Lagi Viral, Remaja Jateng dan Karawang ini Mabuk dengan Minum Air Rebusan Pembalut !

0
287
Copyright©okezone

Remaja di Jateng Coba Rebus Pembalut karena Ingin Merasakan Sensasi Nyabu !

Indowarta.com – Beberapa anak remaja di Jawa Tengah yang terindikasi sebagai perilaku menyimpang sebab gemar merebus pembalut untuk dikonsumsi airnya. Dimana mereka yang mengaku dapat merasakan efek sensasi usai mengonsumsi obat terlarang jenis sabu. Sementara Kepala Bidang Pemberantasan Narkot1ka Nasional Provinsi (BNPP) Jawa Tengah,

Ikuti Juga : Viral, 7 Tahun Pacaran, Kisah Cinta Guru dan Murid ini Berakhir di Pelaminan !

AKBP Suprinarto yang menyatakan, telah ditemukan kasus tersebut dalam sejumlah daerah. Dimana kebanyakan mereka yang memakai adalah anak-anak remaja yang tinggal di wilayah pinggiran kota, seperti Kudus, Purwodadi, Pati, Rembang dan Kota Semarang bagian timur. Dia menambahkan, anak-anak remaja

Copyright©okezone

Yang diketahui mulai kecanduan untuk mengonsumsi air rebusan pembalut yang diperkirakan masih pelajar yaitu berusia 13-16 tahun. Hal tersebut disebabkan keterbatasan ekonomi yang menjadi penyebab utama bagi anak-anak pecandu itu, sebab pelaku yang mengaku tak mampu untuk membeli obat terlarang

Yang harganya mencapai jutaan rupaih dalam tiap gramnya.

“Narkotika ini pada kelompok tertentu mungkin mahal, sehingga pada kelompok masyarakat tertentu bagi anak-anak ini yang masih mencoba terutama anak jalanan, juga pingin seperti itu (mengonsumsi sabu),” kata Suprinarto, Selasa (6/11/2018).

Dari hasil pantauan, awalnya anak-anak jalanan itu yang menggunakan pembalut bekas pakai yang mereka temukan di tempat sampah. Tetapi baru-baru ini mereka yang mulai berpindah ke pembalut baru yakni dengan pertimbangan dianggap lebih bersih dan higienis.

Ikuti Juga : Viral Foto Bayi Selamat Diduga Penumpang Lion Air JT610, Ini Penjelasan Kepala Basarnas!

“Dulu mereka kerap mengorek-orek tempat sampah untuk mencari pembalut bekas di tempat-tempat sampah lalu direbus. Tapi kini sudah menggunsakan pembalut baru. Pembalut itu kan ada gelnya yang berfungsi menyerap air (darah haid), itu yang bikin fly. Tapi untuk kandungannya apa di dalam gel itu saya kurang tahu pasti,” terangnya.

Dikatakan, Indra Dwi Purnomo selaku psikolog, fenomena merebus pembalut tersebut yang sudah terdengar cukup lama didaerah Yogyakarta dan Karawang. Rata-rata pelakunya hanya ingin mengejar kesenangan tetapi tidak mempunyai materi yang lebih.

“Mereka ini mayoritas anak jalanan atau dari keluarga kurang mampu. Karena keterbatasan modal inilah, anak-anak muda ini suka bereksperimen. Mulai dari yang legal-legal dulu dari komix, akhirnya nyair bahkan minum rebusan softex (pembalut),” terangnya.

Ikuti Juga : Viral, Foto Tas Hitam Paspampres Jokowi di Rumah Gus Dur, ini Kata Yenny Wahid…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here