Pesawat Lion Air Tabrak Tiang di Bengkulu, Begini Kata Pengamat Penerbangan !

0
139
Copyright©okezone

Akibat Insiden Tabrak Tiang, Pilot dan Pesawat Lion Air Dilarang Terbang !

Indowarta.comPesawat Lion Air dengan nomor registrasi PK-LGY yakni dengan nomor penerbangan JT-633 dengan rute penerbangan tujuan Bengkulu-Jakarta yang telah mengalami peristiwa dimana sayap sebelah kiri yang menyenggol tiang koordinat Bandara Fatmawati-Soekarno. Sementara pengamat penerbangan

Lanjut Baca : Angkat kokpit Lion Air, Tim SAR Berharap Temukan CVR !

Alvin Lie yang mempertanyakan apron atau bagian dari bandara udara yang dipakai oleh pesawat sebagai tempat parkir yang sangat sempit.

“Apron sempit tidak ada taxi way line, bahkan sayap pesawat yang sedang bergerak berada di atas service road,” papar Alvin kepada Okezone, Kamis (8/11/2018).

Copyright©okezone

Disini Alvin yang menilai bahwa kondisi seperti ini yang membuat pilot sulit untuk mengetahui apakah posisi pesawat tersebut sudah berada di tengah atau terlalu ke pinggir. Disamping itu, Alvin yang mengatakan mengenai letak Bandara Fatmawati-Soekarno yang perlu untuk dikaji ulang, yang utama mengenai tata parkir

Serta pergerakan pesawat di apron.

“Apakah desain air side bandara ini sudah benar-benar menerapkan safety management system (SMS)?,” tanyanya.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro yang mengatakan, ketika pesawat tersebut yang dikemudikan oleh pilot dengan panduan dan petunjuk dan tanda yang dikatakan oleh petugas Aircraft Movement Control (AMC). Adapun petugas AMC itu yang merupakan personel dari pengelola bandara.

Lanjut Baca : Apa yang Terjadi Jika CVR Lion Air Tidak Ditemukan? Ini Kata KNKT

”AMC sedang diperiksa oleh pihak terkait,” kata Danang.

Sementar di lain pihak, melihat fenomena itu, Angoota Komisi V DPR RI Bambang Haryo yang lantas meminta kepada pemerintah untuk memberikan sanksi tegas kepada pihak maskapai. Mengingat seringnya Lion Air melanggar UU yang ada.

“Kan dalam UU Nomor 1 tahun 2009 terkait penerbangan itu sudah ada seperti standarisasi daripada keselamatan, kenyamanan, pengankutan dan kapasitas angkut. Jadi semua sudah diatur dalam UU dan sering dilanggar oleh Lion Air,” ujar Bambang ketika dihubungi Okezone, Kamis (8/11/2018).

Disamping itu, diharapkan pemerintah melalui Kemenhub juga harus transparan saat melakukan pemeriksaan maskapai Lion Air.

Lanjut Baca : Kepala Basarnas Menangis di Hadapan Keluarga Korban Lion Air !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here