Jokowi Geram Dituding Antek Asing saat Pidato Pembekalan Caleg Hanura !

0
278
Copyright©liputan6

Dihadapan Caleg Hanura, Jokowi: Saya Dituduh jadi Antek Asing, yang Mana ?

Indowarta.com – Presiden Joko Widodo atau sering disapa Jokowi yang mempertanyakan terkait dirinta yang disebut sebagai antek asing. Hal tersebut diungkapkan melalui acara pembekalan terhadap 427 Caleg DPR RI di Hotel Discovery, Ancol, Jakarta Utara.

“Kemudian juga jangan lupa untuk disampaikan (kepada rakyat), karena saya sering dituding-tuding antek asing. Antek asing yang mana,” kata Jokowi, Jakarta Utara, Rabu (7/11).

Ikuti Juga : Ini Alasan Jokowi-Ma’ruf Gandeng Yusril Ihza Mahendra Jadi Pengacaranya !

Ia yang lantas memberikan sejumlah contoh sumber daya alam yang sebelumnya telah dikuasai oleh asing namun kini sudah dikuasai kembali oleh Indonesia, baik secara utuh ataupun sebagian.

WAJIB BACA :  Gerindra Bantah Anggapan adanya ‘One Man Show’ pada Pilpres 2019 !
Copyright©kompas

“Coba Blok Mahakam itu udah puluhan tahun dikelola Jepang dan Perancis, mulai 2015 sudah kita serahkan 100 persen pada Pertamina. Kemudian Blok Rotan-Riau yang dikelola oleh Chevron dari Amerika sudah berapa puluh tahun juga sudah di menangkan 100 persen oleh Pertamina,” ujarnya.

Disamping itu, ia yang mengaku telah mengambil alih lebih dari setengah persen saham Freeport yang berlokasi di Papua itu.

“Sampaikan kalau ada yang tanya, Presiden Jokowi antek asing, jawabannya itu antek yang mana. Freeport sudah lebih dari 40 tahun kita diberi 9%, sudah agreement kita diberikan sekarang ini sudah 51%,” ungkapnya.

Ia malah bertanya balik, antek asing yang seperti apa yang dimaksud banyak orang yang telah menuduhnya itu.

WAJIB BACA :  PKS Ingatkan Megawati untuk Urus Jokowi, Bukan Prabowo !

Ikuti Juga : Soal Pelaporan Jokowi ke Bawaslu, Moeldoko Sebut Kampungan !

“Pertanyaannya antek asing yang mana, jadi harus dibalik seperti itu. Karena kalau tidak, ini di balik-balik, yang mana antek asingnya itu yang mana,” pungkas Jokowi.

Jokowi mengatakan ingin seluruh Caleg DPR RI dari Partai Hanura ini dapat mengingatkan kepada rakyat mengenai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dialihkan besar-besaran untuk rakyat.

Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, Program Keluarga Harapan sudah kita berikan banyak sekali. Kartu Indonesia Sehat yang PBI itu sudah 96 juta, kalau totalnya untuk BPJS sudah 190-an juta. Kemudian Kartu Indonesia Pintar yang sudah kita berikan itu kurang lebih 19 juta, diberikan kepada anak-anak dari keluarga yang tidak mampu. Kemudian Program Keluarga Harapan diberikan Rp 1.890.000 itu sudah enam juta,” jelas Jokowi.

Ikuti Juga : Jokowi Terus Awasi Proses Pencarian Korban Lion Air JT-610 !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here