Fakta Baru Seputar Kasus Pembunuhan Khashoggi !

0
712
Copyright©detik

Jejak Asam Fluorida Ditemukan di Sumur Rumah Konsul Saudi !

Indowarta.com – Terkait kasus pembunuhan wartawan Arab Saudi Jamal Khashoggi yang terus dilakukan penyelidikan lebih anjut. Sementara sejumlah fakta tentang pembunuhan wartawan yang sering mengkritik putra mahkota Saudi, Mohammed bin Salman (MBS) yang mulai terungkap. Dimana terdapat dua informasi terkini terkait kasus itu.

Ikuti Juga : Jokowi Berikan Tanggapan Terkait Khashoggi dengan Menlu Saudi !

Untuk yang pertama mengenai spyware yang diketahui buatan dari perusahaan Israel yang berguna untuk melacak pergerakan Khashoggi, dan yang kedua mengenai penemuan jejak asam serta bahan kimia di sumur di kediaman Konsul Jenderal Mohammed al-Otaibi di Istanbul Turki. Adapun penggunaan spyware tersebut.

Copyright©kompas

Dimana Informasi ini yang berhasil diungkapkan oleh mantan kontraktor intelijen Amerika Serikat (AS), yakni Edward Snowden dari Rusia melalui video call ke dalam sebuah konferensi di Tel Aviv, Israel, seperti yang telah dikutip dari kantor berita Anadolu Agency, Kamis (8/11/2018).

Sementara Snowden yang menyebut otoritas Saudi tersebut yang memakai spyware Pegasus guna melacak dan mengetahui aktivitas dari Khashoggi. Dia mengatakan jika aktivitas Khashoggi dapat dilacak sebab telepon genggam salah satu sahabatnya yang diketahui telah mengasingkan diri ke Kanada usai terinfeksi spyware Pegasus.

“Kebenarannya adalah mereka mengejar beberapa sahabatnya (Khashoggi-red) melalui sebuah program yang diciptakan oleh perusahaan Israel,” ujar Snowden.

Ikuti Juga : 5 Misteri dalam Kasus Pembunuhan Jamal Khashoggi !

Dimana Spyware Pegasus ialah sebuah teknologi terkini yang diketahi buatan dari perusahaan keamanan siber Israel, NSO Group Technologies. Adapun teknologi tersebut yang dapat melakukan pengintaian tanpa batas pada telepon genggam dan dipandang sebagai aplikasi spyware mobile paling kuat di dunia.

Sementara mengenai penemuan jejak asam dan bahan kimia di sumur di kediaman al-Otaibi di Istanbul, Turki. Seperti yang dikutip dari kantor berita Aljazeera, Kamis (8/11/2018), dimana jejak asam dan bahan kimia tersebut yang ditemukan berdasarkan sampel yang diambil oleh peneliti Turki di sumur itu.

“Kami tahu bahwa pada malam 16-17 Oktober, ketika para penyelidik Turki bekerja di dalam kediaman dan ingin mendapatkan akses penuh ke kebun dan sumur, mereka tidak diberi izin, tetapi dapat mengambil secara singkat beberapa sampel dari bagian atasnya,” kata Andrew Simmons dari Aljazeera.

Ikuti Juga : Babe, Kode Baru yang Diungkap oleh KPK dalam Kasus Suap Meikarta !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here