Evakuasi Korban Lion Air Jatuh Dihentikan, RS Polri Terima 666 Bagian Tubuh !

0
336
Copyright©liputan6

Evakuasi Dihentikan, Tim DVI Polri Tetap Identifikasi Korban Lion Air !

Indowarta.com – Badan SAR Nasional (Basarnas) yang sudah menghentikan proses pencarian korban pesawat Lion Air JT 610 di Perairan Karawang pada 10 November. Dimana proses operasi itu yang berlokasi di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur yang telah dikirimi sebanyak 666 bagian tubuh.

Lanjut Baca : Asuransi Rp 1,25 M dari Lion Air Akan Cair Setelah Proses Identifikasi Selesai !

Post mortem DNA 666 sampel sampai tadi malam,” tutur Wakil Kepala Operasi Tim DVI Polri Kombes Triawan Marsudi di RS Bhayangkara Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (11/11/2018).

WAJIB BACA :  Lion Air Segera Klarifikasi ke KNKT soal JT 610 Disebut Tak Laik Terbang !

Sementara menurut Triawan, ratusan bagian tubuh itu yang diketahui berasal dari 195 kantong jenazah yang diterima oleh RS Bhayangkara Polri Kramat Jati. Selebihnya korban yang sudah berhasil diidentifikasi sebanyak 79 penumpang.

Copyright©cnnindonesia

“Terdiri dari 59 laki-laki dan 20 perempuan,” jelas dia.

Dilain sisi, Kepala Bidang DVI Mabes Polri Kombes Lisda Cancer yang mengatakan, pihaknya bakal terus berupaya untuk melakukan identifikasi korban pesawat Lion Air yang jatuh di perairan Karawang, walaupun proses operasi evakuasi tersebut yang diketahui telah dihentikan.

DNA memang untuk postmortem kami memeriksa berdasar dari apa yang kami dapat di lapangan. Kalau jaringan ya ambil dari situ, kalau tulang ya ambil dari situ. Semua bagian tubuh bisa diambil sampel DNA,” kata Lisda.

WAJIB BACA :  Jokowi Terus Awasi Proses Pencarian Korban Lion Air JT-610 !

Lanjut Baca : Polri Selidiki Aktivitas Kru Lion Air JT 610 Sejak Terbang dari Manado !

Sementara pihak RS Bhayangkara Polri Kramat Jati yang meminta doa kepada seluruh masyarakat Indonesia supaya seluruh sampel DNA dapat segera teridentifikasi. Disini diharapkan supaya tidak ada korban yang tidak terevakuasi.

Kondisinya (bagian tubuh) memang tidak sebagus saat awal dapat. Kami terus usahakan mendapat profil DNA dari kondisi yang begitu,” Lisda menandaskan.

Selebihnya, nanti apabila tidak ada yang tidak terevakuasi, maka hak korban tersebut dapat dilakukan melalui proses pengadilan.

“Karena kalau kami tidak ada body part ke kami dan tidak teridentifikasi, maka surat kematiannya tidak bisa kami keluarkan,” tutur Lisda di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (11/11/2018).

Lanjut Baca : Dua Balita dan 5 Jenazah Korban Lion Air JT 610 telah Teridentifikasi !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here