Komponen Lion Air JT 610 Ditemukan, Bakal Dibawa ke Pabrik Boeing di AS !

0
309
Copyright©liputan6

Komponen Lion Air JT 610 ini, Akan Dikirim ke Pabrik Boeing di AS untuk Diteliti Lebih Lanjut !

Indowarta.com – Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Sarjanto Tjahjono yang telah mengatakan dimana pihaknya bakal membawa komponen penentu sudut serang sayap yakni (angle of attack/AoA) di pesawat Boeing B-737-8 MAX dengan nomor registrasi PK LQP Lion Air kepada pabrik Boeing B-737 di Amerika Serikat untuk ditindak lanjuti.

Ikuti Juga : Evakuasi Korban Lion Air Jatuh Dihentikan, RS Polri Terima 666 Bagian Tubuh !

“Nah AoA yang dicopot di Bali akan kami bawa ke Amerika Serikat. Di sana dipakai CT-scan (untuk melihat di) dalamnya, ada yang aneh atau tidak? Akan dibongkar kenapa dia? Ada rusak atau tidak?” kata Soerjanto di Jakarta, Senin 12 November 2018.

WAJIB BACA :  Keluarga Bertanya, Mungkinkah Jasad Korban Loin Air Utuh ? Basarnas Terdiam !
Copyright©liputan6

Selanjutnya dia mengungkapkan ketika penerbangan Lion Air dengan perjalanan rute Denpasar-Jakarta, diketahui komponen penentu sudut serang sayap tersebut bermasalah sebelum penerbangan Jakarta-Pangkalpinang yang jatuh di perairan Tanjung Karawang pada 29 Oktober lalu. Diketahui ada 189 orang meninggal dalam kecelakaan jatuhnya pesawat Lion Air di perairan Karawang, Jawa Barat.

“AoA sangat penting untuk dibongkar di Amerika Serikat. Nanti akan akan diteliti kenapa bisa copot,” ucap Soerjanto seperti dilansir Antara.

Ikuti Juga : Asuransi Rp 1,25 M dari Lion Air Akan Cair Setelah Proses Identifikasi Selesai !

Dia yang menjelaskan, sudut serang sayap tersebut yang diketahui sangat kritikal dimana berfungsi untuk menentukan posisi keseluruhan proses penerbangan di udara, mulai dair lepas landas, menuju ketinggian sampai dengan kecepatan jelajah, holding di udara, pendekatan pada akhir ke landasan (final approach) sampai dengan mendarat kembali.

WAJIB BACA :  Tim SAR Temukan Bodi dan Roda Pesawat Lion Air di Sekitar Lokasi Black Box !

Sementara dari hasil teori penerbangan, apabila pesawat terbang diudara dalam keadaan sudut serang sayap di atas yang direkomendasikan oleh pabrikan yang sesuai dengan performansi pesawat terbang tersebut, dimana dia dapat berada dalam kondisi kehilangan daya angkat atau disebut dengan stall. Dia mengatakan hanya Boeing yang tahu mengenai rincian komponen vital ini.

Kita lagi tanya ke Boeing, algoritma komputernya bagaimana? Kan harusnya satu rusak ada cadangannya (dan) dia harus berpindah. Kita harus mengerti algoritma program yang ada di komputer, bagaimana caranya? Tolong kasih lihat programnya seperti apa? Kenapa satu komponen dan komponen yang lain, bagaimana fungsi dari cadangan ini?,” katanya.

Ikuti Juga : Polri Selidiki Aktivitas Kru Lion Air JT 610 Sejak Terbang dari Manado !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here