Kubu Jokowi-Ma’ruf: Satu Setengah Bulan Kampanye, Prabowo-Sandi Sudah 3 Kali Minta Maaf !

0
7328
Copyright©kompas

Belum Ada Dua Bulan Kampanye, Prabowo-Sandi Sudah 3 Kali Minta Maaf !

Indowarta.com – Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo dan Ma;ruf Amin yang telah mengingatkan soal kerapnya pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, yakni Prabowo-Sandiaga Uno untuk melakukan kesalahan. Dimana wakil sekretaris TKN Jokowi-Ma’ruf, Raja Juli Antoni yang telah mencatat,

Lihat Juga : Erick Thohir: Soal Tampang Boyolali, Mengapa Prabowo Berkali-kali Minta Maaf ?

Diketahui sudah tiga kali Prabowo-Sandiaga menyampaikan permintaan maaf.

“Dalam masa kampanye yang berlangsung sekitar satu setengah bulan, Pak Prabowo dan Pak Sandi sudah tiga kali melakukan kesalahan fatal dan berujung dengan minta maaf,” ujar Raja ketika dihubungi, Rabu (14/11/2018).

WAJIB BACA :  Ijtimak Ulama di Balik Kegagalan Prabowo untuk Menggaet Yenny Wahid !
Copyright©cnnindonesia

Lantas apa saja kasus yang disorot oleh Raja Juli Antoni ?

1 Saat aktivis Ratna Sarumpaet yang diketahui terbukti berbohong soal memar di wajahnya.

Disini Prabowo Subianto yang diketahui telah meminta maaf sebab ikut menyebarkan berita yang tak benar. Selain itu, dirinya yang dinilai tergesa-gesa dalam menyikapi dan turut memberikan suara yang belum dipastikan kebenarannya.

2 Terkait polemik “tampang Boyolali”.

Berdasarkan video rekaman, dimana Prabowo Subianto yang telah meminta maaf kepada pihak yang merasa tersinggung atas ucapannya itu. sementara pihak Prabowo sendiri yang merasa sama sekali tidak ada maksut untuk menghina warga Boyolali.

3 Sandiaga meminta maaf setelah melangkahi makam pendiri Nahdlatul Ulama.

Diketahui Sandiaga yang telah menyampaikan permohonan maat soal dirinya melangkahi makam pendiri Nahdlatul Ulama (NU), yakni KH Bisri Syamsuri, yang viral di media sosial dalam beberapa waktu yang lalu.

WAJIB BACA :  Terkait Dukungan di Pilpres 2019, Gatot Nurmantyo Lebih Pilih Posisi Ini !

Lihat Juga : Prabowo Minta Maaf jika Ada yang Tersinggung dengan “Tampang Boyolali” !

“Mungkin rakyat akan memaafkan, tapi tetap mencatat dan tidak melupakan,” ujar Raja Juli.

Lepas dari itu, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Abdul Kadir Karding yang menyatakan, hal tersebut sebagai peringatan supaya Prabowo-Sandiaga selalu berpikir sebelum melakukan sesuatu. Karena, menurutnya, masalah itu tidak akan selesai hanya dengan meminta maaf.

“Kalau semua tindakan-tindakan politik yang berdampak besar terutama berdampak negatif itu hanya selesai dengan minta maaf, saya kira ke depan orang-orang akan banyak berbuat tanpa dipikir,” kata Karding.

Lihat Juga : Tanggapan Wapres soal Pernyataan Prabowo yang Berjanji Tak Akan Impor !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here