Sikapi AS-Australia, RI Butuh Pangkalan Militer di Papua ?

0
2597
Copyright©cnnindonesia

Terkait AS-Australia, Pengamat Ingatkan Bangun Pangkalan Militer di Papua !

Indowarta.com – Wakil Presiden Amerika Serikat, yakni Mike Pence yang telah meresmikan kerjasamanya dengan Australia guna membangun sebuah pangkalan militer yang diduga bakal diletakkan di kawasan Papua Nugini. Dimana Amerika yang sekaligus mengadakan kerjamsa yakni dengan Lombrum Naval Base

Ikuti Juga : Peristiwa Warga Terpapar Gas Beracun Gunung Ijen Diluar Dugaan Sebelumnya

Atau pangkalan angkatan laut milik pertahanan Papua Nugini. Guna memberikan tanggapan atas langkah yang ditempuh oleh Negeri Paman Sam tersebut, Pengamat Militer dan Pertahanan Indonesia, Muradi yang menghimbau kepada pemerintah Indoneia jika hal tersebut bukanlah sebuah kabar baik. Dikarenakan, Indonesia yang juga harus menyikapinya yakni dengan membantun fasilitas serupa di Papua.

Copyright©liputan6

Dari segi pertahanan keamanan dengan membangun pangkalan militer jangan dianggap membangun sebagai perkawanan. Itu salah. Itu dianggap sebagai kompetitor di bidang pertahanan dan keamanan,” kata Muradi kepada CNNIndonesia.com, Minggu (18/11).

Disini, Muradi yang memberikan saran supaya Indonesia juga membangun pangkalan pertahanan yang sama di wilayah pulau Papua yang diduduki oleh Indonesia.

“Kita harus mempercepat proses pembangunan Membangun Mako Kostrad (Komando Strategis Angkatan Darat) dan Mako Marinir supaya ada efek gentar,” ujar Muradi.

Sementara efek gentar atau efek teretan tersebut, tambah dia, diperlukan pembangunan sebagai b entuk untuk negara-negara lain yang berhubungan dengan kedaulatan Indonesia. dimana pembangunan pangkalan militer tersebut dilakukan supaya negera lain tidak dapat semena-mena kepada negara Indonesia.

Ikuti Juga : Ramalan 2018, 2 Peristiwa Besar Akan Terjadi Sampai Mengubah Dunia!

Sedangkan Papua yang diharapkan dapat menjadi basis pertahanan dan militer Indonesia nantinya.

“Logikanya kalau bukan sebagai musuh minimal kompetitor dan minimal kita waspada,” ujar Muradi.

Dosen dilingkunan Universitas Padjajaran tersebut yang mengatakan dalam beberapa buku pertahanan dan keamanan Australia, dimana Indonesia merupakan salah satu negara yang dinilai sebagai ancaman. Oleh sebab itulah, tandas Muradi, wajar jika Australia mendirikan pangkalan militer di wilayah yang berbatasan dengan Indonesia.

Australia masih memandang Indonesia sebagai ancaman bersama China. Jadi memang kalau membangun [pangkalan militer] itu bukan hal yang baru. Situasi ini sudah kita prediksi jauh hari,” ujar Muradi.

Ikuti Juga : Peristiwa yang Memicu Munculnya Nota Larangan Foto Di Depan Ka’bah!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here