Terungkap, KPK Bongkar Penyebab Garuda Indonesia Rugi Tiap Tahunnya !

0
322
Copyright©cnnindonesia

Garuda Indonesia Disebut Merugi Tiap Tahunnya, Ternyata Ini Penyebabnya !

Indowarta.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang belum ini telah mengatakan adanya dugaan terkait PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) yang sering merugi setiap tahunnya. Sementara Wakil Ketua KPK Laode M Syarif yang mengutarakan dimana salah satu hal yang membuat perusahaan plat merah itu rugi yakni adanya dugaan mark up pembelian pesawat.

Lihat Juga : Terkait Suap Izin Meikarta, Giliran Wakil Bupati Bekasi Dipanggil KPK !

Disini Syarif yang memberikan contoh adanya dugaan mark up di Garuda yang diketahui ketika pembelian mesin pesawat dari perusahaan asal Inggris, Rolls-Royce.

“Kenapa Garuda rugi terus? Misalnya harga satu, karena ini, contoh saja. Angkanya pura pura, angka satu pesawat Rolls-Royce itu misalnya 100 ribu, biasanya kan kalo perusahaan yang baik kan tolong kurangi dong saya kan baru beli yang lain,” ucap Syarif dalam Dialog Kanal KPK dengan tema ‘Menjerat Korporasi’, di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (22/11).

WAJIB BACA :  Ketika Dua Pimpinan KPK Ini Mulai 'Diguncang' Oleh Setya Novanto!
Copyright©cnnindonesia

“Harusnya Garuda begitu. Tapi apa yang terjadi, ‘saya enggak dapat apa-apa, lu naikin deh 110 ribu, tapi nanti 10 ribunya kamu kirim ke rekening saya ya’. Jadi itu, jadi mereka selalu mark up. Ooh pantes kita rugi terus,” ujar Syarif menambahkan.

Adapun Syarif yang mengungkapkan Garuda merupakan perusahaan milik negara yang harusnya bisa mendapatkan harga yang lebih murah ketimbang yang ditawarkan oleh penjual. Tetapi, pada prakteknya perusahaan tersebut yang diketahui membeli barang tersebut dengan harga yang sengaja dimahalkan, lantas kelebihan harganya tersebut yang diketahui masuk ke kantong pribadi.

“Itu contoh-contoh perusahaan, memakai perusahaan tapi dia bertingkah laku sebagai penjahat terorganisir,” tutur Syarif.

WAJIB BACA :  KPK Tangkap Bupati Lampung Tengah!

Lihat Juga : Ditangkap KPK, Inilah 3 Harta Fantastis Milik Bupati Pakpak Bharat !

Sementara KPK yang bertugas menguak masalah ini yang hingga kini masih menylidiki adnaya dugaan korupsi dengan pengadaan pesawat dan 50 mesin pesawat Airbus A330-300 untuk PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk pada periode 2004-2015. Dimana lembaga antirasuah tersebut yang diketahui telah menjerat mantan Direktur Utama PT Garuda, Emirsyah Satar dan Bos PT Mugi Rekso Abadi (MRA) Soetikno Soedarjo.

Dari kasus tersebut, Emirsyah yang diduga telah menerima suap dari Rolls-Royce melalui Soetikno yang juga berperan sebagai Beneficial Owner Connaught International Pte Ltd. Dimana suap yang diterima oleh Emirsyah mencapai €1,2 juta dan US$180 ribu atau setara Rp20 miliar.

WAJIB BACA :  KPK Geledah Kantor Dinas Soal Jual Beli Jabatan Bupati Nganjuk!

Dikatakan suap tersebut yang diduga dalam bentuk barang yang diterima oleh Emirsyah dengan total US$2 juta yang tersebar di Indonesia dan Singapura.

Lihat Juga : Babe, Kode Baru yang Diungkap oleh KPK dalam Kasus Suap Meikarta !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here