Ini Penjelasan BMKG soal Hujan Es di Sejumlah Wilayah Jakarta Sore Tadi !

0
170
Copyright©liputan6

Hujan Es Guyur Jakarta, Warganet Heboh Bahas di Twitter !

Indowarta.com – Pada sore ini, kawasan Jakarta dan sekitarnya yang dilanda dengan hujan deras yang disertai dengan angin kencang. Tetapi, tampaknya ada hujan es yang diketahui turun di sejumlah wilayah ibu kota. Berdasarkan penjelasan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan es sebagai fenomena cuaca alamiah yang sering terjadi.

Ikuti Juga : Penjelasan BMKG Soal Gempa Lebak Banten Berkekuatan 5,2 SR yang Tak Dirasakan Warga !

Melalui keterangan tertulisnya, Humas BMKG menyampaikan, kejadian hujan lebat atau es disertai kilat atau petir dan angin kencang berdurasi singkat lebih banyak terjadi pada masa transisi/pancaroba musim, baik dari musim kemarau ke musim hujan atau sebaliknya.

Copyright©twitter

Berikut ini 8 tanda-tanda terjadinya hujan lebat/es disertai dengan kilat/petir dan angin kencang dengan durasi singkat :

  1. Satu hari sebelumnya muncul udara dimalam hari sampai pagi hari sehingga cuaca terasa panas dan gerah,
  2. Dimana udara mulai terasa panas dan gerah disebabkan dengan munculnya radiasi berasal dari matahari yang cukup kuat sehingga nilai perbedaan suhu udara antara pukul 10.00 dan 07.00 LT (lebih dari 4.5 derajat Celcius) dan disertai dengan kelembaban yang cukup tinggi yakni dengan nilai kelembaban udara berada di lapisan 700 mb (lebih dari 60 persen).
  3. Pada pukul 10.00 pagi adanya awan Cumulus (awan putih berlapis–lapis), diantara awan itu terdapat satu jenis awan yang memiliki batas tepinya dengan jelas berwarna abu–abu yang menjulang tinggi berbentuk seperti bunga kol.

Ikuti Juga : Jakarta Diancam Gempa Merusak, Anies baswedan Bakal Bertemu BMKG ?

4. Langkah berikutnya awan itu bakal berubah warna menjadi abu–abu/hitam yang diketahui bernama awan Cb (Cumulonimbus)

5. Pepohonan disekitar tempat kita berdiri ada dahan atau ranting yang mulai bergoyang cepat,

6. Selain itu, seperti ada sentuhan udara dingin disekitar tempat kita berdiri.

7. seringnya hujan yang pertama kali turun yakni hujan yang deras secara mendadak, namun jika hujannya hanya gerimis saja maka kejadian angin kencang jauh dari tempat kita.

8. Jika satu sampai tiga hari berturut–turut tidak ada hujan pada musim transisi/pancaroba/penghujan, maka ada indikasi potensi hujan lebat yang pertama kali turun serta adanya angin kencang yang masuk ke dalam kategori puting beliung ataupun yang tidak.

Ikuti Juga : BMKG Himbau Masyarakat tetap Waspada Gelombang Tinggi di Laut Selatan !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here