Terkait Perda Syariah, Grace Natalie Tegaskan Pidatonya Berdasarkan Kajian Ilmiah !

0
230
Copyright©okezone

Tolak Perda Syariah, PSI Tidak Takut Jika Elektabilitasnya Menurun !

Indowarta.com – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie, yang menyatakan atas pemangilan Polda Metro Jaya kepada dirinya sebagai bentuk klarifikasi, dimana panggilan ini bukan sebagai saksi, terkait laporan atas materi pidatonya pada HUT PSI pada 11 November lalu.

Lanjut Baca : Mengerikan, Ini Hasil Autopsi Jasad Sekeluarga Tewas di Palembang !

Diketahui bahwa, dirinya telah dilaporkan oleh Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) soal  pidato yang diutarakannya soal Perda Syariah.

“Kami tegaskan, pidato tersebut merupakan sikap politik PSI yang disampaikan setelah kami mempelajari kajian-kajian ilmiah yang mendasari pidato tersebut. Ada kajian ilmiahnya dan bukan mengarang bebas. Tadi kami menjelaskan itu dan kami yakin ini bukan tindak pidana,” ucap Grace, Kamis 22 November 2018.

Grace Natalia
Grace Natalia Copyright© Detik

Disini Grace Natalie yang mengatakan, dirinya dicerca dengan 18 pertanyaan yang ditujukan oleh penyidik Polda Metro Jaya kepadanya, mulai dari pukul 11.00 WIB sampai dengan pukul 17.15 WIB. Ketika dirinya memberikan klarifikasi, Grace yang diketahui juga membawa beberapa barang bukti yakni berupa kajian-kajian ilmiah yang dianggap relevan dengan isi pidato itu.

Lantas Grace yang menegaskan, substansi dari pidatonya sebagai  keinginan dirinya untuk mewujudkan kesetaraan dan persamaan terhadap semua warga negara di hadapan hukum.

Lanjut Baca : Pelapor Kasus Korupsi Bakal Dihadiahi Hingga Rp200 Juta !

“Kita berbicara tentang keadilan dan perlakuan yang sama di depan hukum terhadap semua warga negara. Kami ingin kembali kepada konstitusi, bahwa ada jaminan kepada semua warga negara, apa pun latar belakang mereka, apapun agama yang mereka anut, atau keyakinan mereka pegang, ada jaminan untuk beraktifitas dengan baik. Itu dijamin konstitusi. Itulah gagasan utama yang kami sampaikan dalam pidato tersebut,” ujar Grace.

Diketahui Grace yang dimintai klarifikasi penyidik selama sekitar 6,5 jam. Dimana Grace yang enggan menjelaskan secara detail soal pertanyaan-pertanyan yang diajukan oleh penyidik kepada dirinya, dimana dirinya yakin jika apa yang disampaikan dalam pidatonya tersebut bukan termasuk tindak pidana.

Lanjut Baca : Terkait Sel Mewah Setnov, Pemerintah Dinilai Tak Serius Berantas Korupsi !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here