Kemendikbud Bakal Hidupkan Pelajaran PMP, Ini Alasannya !

0
672
Kemendikbud
Copyright©netralitas

Tangkal Isu PKI, Kemendikbud Bakal Hidupkan Kembali Pelajaran PMP !

Indowarta.com – Isu terkait Partai Komunis Indonesia yang kembali beredar di tahun politik, terlebih bagi Presiden Joko Widodo atau sering disapa Jokowi yang jadi sasaran hoaks isu PKI. Guna meredam isu PKI tersebut, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan  (Dirjen GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,

Ikuti Juga : Peristiwa Warga Terpapar Gas Beracun Gunung Ijen Diluar Dugaan Sebelumnya

Supriano yang berniat untuk menghidupkan kembali mata pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP).

Copyright©detik

“Ya nanti kita ada rencana mengubah kembali ke PMP. Ini sedang dibuat pendidikan moral Pancasila. PMP kita akan kembalikan lagi. Karena ini banyak yang harus dihidupkan kembali,” ucap Supriano di kantornya, Jakarta, Senin (26/11/2018).

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Presiden Jokowi Himbau Aparat Jangan Ragu Untuk Tindak Tegas Ormas Meresahkan !

Dia yang menuturkan, yakni dengan menghidupkan kembali nilai-nilai Pancasila. Baik bagi guru ataupun anak didik sehingga bakal mengingat kembali betapa luar biasanya Pancasila.

“Bahwa Pancasila ini luar biasa buat bangsa kita. Itu mungkin yang akan kita lakukan,” jelas Supriano.

Tetapi sampai dengan saat ini, dirinya yang masih merancang kapan dimulai serta jenis metode seperti apa sedang dibahas. “Ini masih dibahas. Kita akan bahas,” pungkasnya.

Sementara Jokowi yang menyinggung atas kembali mencuatnya informasi bohong atau berita hoaks di media sosial saat memasuki tahun politik. Yakni salah satunya, isu yang menyebut jika Jokowi sebagai aktivis Partai Komunis Indonesia (PKI). Hal tersebut yang disampaikan oleh Jokowi ketika membagikan 1.300 sertifikat tanah untuk warga Lampung Tengah

WAJIB BACA :  Cuitan Pertama Jokowi Usai Kahiyang Ayu Sah Jadi Istri Bobby Nasution!

Yang berlokasi di Lapangan Tenis Indoor Gunung Sugih, Lampung Tengah, Jumat (23/11/2018).

“Coba lihat di medsos, Presiden Jokowi itu PKI. Fitnah-fitnah seperti itu,” kata dia.

Kemudian Jokowi yang menegaskan dia bukanlah aktivis PKI. Dimana PKI sudah dibubarkan pada 12 Maret 1966, sementara Jokowi yang baru dilahirkan pada 21 Juni 1961.

Ikuti Juga : Ramalan 2018, 2 Peristiwa Besar Akan Terjadi Sampai Mengubah Dunia!

“Saat PKI dibubarkan saya baru 4 tahun. Kok bisa diisukan Jokowi aktivis PKI, masak ada PKI balita,” ujarnya.

Sudah empat menjabat sebagai Presiden, Jokowi yang mengaku dirinya selalu dikaitkan dengan PKI. Sehingga Jokowi merasa kesal lantas mencari siapa yang menyebarkan berita bohong tersebut.

WAJIB BACA :  YLBHI Minta Kivlan Zein Beri Bukti Soal Sarang Komunis!

“Ini yang kadang-kadang haduh… Mau saya tabok orangnya di mana, saya cari betul,” kata Jokowi.

Saya ini sudah 4 tahun digini-giniin sabar, sabar ya Allah, sabar, sabar. Tapi sekarang saya berbicara karena jangan sampai ada 9 juta orang percaya terhadap berita-berita begini,” sambungnya.

Ikuti Juga : Peristiwa yang Memicu Munculnya Nota Larangan Foto Di Depan Ka’bah!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here