Terjadi Gangguan, Pilot Lion Air JT610 Berjuang Naikkan Pesawat Sebelum Jatuh !

0
399
kotak hitam
Copyright©istimewa

Ada Masalah Pada Sistem, Pilot Lion Air JT610 Berjuang Keras Sebelum Pesawat Jatuh !

Indowarta.com –  Kotak hitam Lion Air JT610 yang berisi data penerbangan yang jatuh pada 29 Oktober lalu telah memperlihatkan adanya usaha alot dari pilot guna menaikkan hidung pesawat agar tidak jatuh. Dimana ungkapan tersebut yang seirama dengan laporan salah satu media yang menyatakan ada kesalahan terhadap sistem kendali pada Boeing 737 Max 8.

Lanjut Baca : Berdasarkan Kotak Hitam, KNKT Ungkapkan Kronologi Lion Air JT610 Alami Stall !

Melalui laporan awal penyelidikan Flight Data Recorder (FDR) yakni salah satu bagian kotak hitam Lion Air JT610, Rabu (28/11), Komisi Nasional Keselamatan Transportai (KNKT) yang mengatakan jika sang pilot diketahui mengalami masalah kendali saat penerbangan rute Jakarta menuju Pangkal Pinang. Saat pilot menaikkan flap pesawat,

WAJIB BACA :  Tim SAR Temukan Bodi dan Roda Pesawat Lion Air di Sekitar Lokasi Black Box !
Copyright©liputan6

Dengan otomatis sistem menurunkan hidung pesawat atau nose down. Berdaarkan data kotak hitam yang memperlihatkan, pilot yang langsung menaikkan hidung pesawat atau nose up. Tetapi, tiba-tiba  hidung pesawat kembali turun, lantas dinaikkan lagi oleh pilot. Dimana keadaan ini yang terjadi berkali-kali sehingga pesawat jatuh di laut 13 menit usai lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng.

Terdapat 189 kru dan penumpang yang tewas dalam peristiwa nahas ini.

“Pergerakan nose up dan down berlangsung lagi hingga akhir rekaman penerbangan,” kata Kepala Sub Komite Penerbangan KNKT Nurcahyo Utomo dalam keterangannya.

Lanjut Baca : AC Lion Air Medan-Jakarta Mati Sebelum Terbang, Penumpang Protes !

Dimana keadaan tersebut, ucap Nurcahyo, pilot yang melaporkan ke menara pengawas jika ketinggian pesawat tak dapat dipertahankan. Kemudian sang pilot kemudian meminta menara pengawas untuk mengamankan wilayah udara di bawah dan atas pesawat.

WAJIB BACA :  Tim DVI Kembali Serahkan 13 Peti Jenazah Korban Lion Air kepada Pihak Keluarga !

“Pilot minta controller menutup ketinggian 3.000 di atas dan di bawah. Hal ini untuk menghindari adanya tabrakan di udara,” kata Nurcahyo.

Dari penuturan Nurcahyo, dimana keadaan tersebut yang terjadi disebabkan adanya kerusakan di pesawat yang diketahui baru saja dibeli pada Agustus itu. adapun kerusakan pesawat ini yang sudah ditemui di penerbangan sebelumnya, dari Denpasar ke Jakarta.

“Dalam peristiwa ini ada multiple malfunction,” kata Nurcahyo lagi.

Lanjut Baca : Lagi, Terdapat 89 Korban Lion Air yang Jatuh di Karawang Berhasil Teridentifikasi !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here