KPI Hentikan Program Acara “Pagi-Pagi Pasti Happy” Trans TV, Ada Apa ?

0
301
KPI
Copyright©republika

Beri Sanksi Ini, Program Acara “Pagi-Pagi Pasti Happy” Trans TV Di Hentikan KPI !

Indowarta.com – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat yang telah memberikan sanksi penghentian sementara bagi stasiun acara TV yang diketahui telah melanggar aturan, dimana pada program acara “Pagi-Pagi Pasti Happy” di Trans TV. KPI yang telah memutuskan supaya program tersebut tidak tayang selama tiga hari

Lanjut Baca : Angkat kokpit Lion Air, Tim SAR Berharap Temukan CVR !

Mulai tanggal 3 hingga 5 Desember 2018. Adapun penghentian sementara tersebut yang diketahui tayang setiap hari pukul 08.30 WIB disebabkan adanya Surat Keputusan KPI Pusat No.623/K/KPI/31.2/11/2018 yang ditandatangani Ketua KPI Pusat Yuliandre Darwis, pada Jumat (23/11/2018).

WAJIB BACA :  Berita Hari Ini : Sambut Bulan Ramadhan, KPI Inginkan Siaran TV Yang Berkualitas dan Bermartabat !
KPI
Copyright ©jfk

Melihat surat keputusan itu, program Pagi-Pagi Pasti Happy atau P3H yang diketahui melanggar sejumlah pasal, yakni mengenai privasi, klasifikasi Remaja dan perlindungan anak. Dengan rincian sura keputusan yang menyatakan P3H telah melanggar Pasal 9, Pasal 13, Pasal 14 Ayat (2), dan Pasal 21 Ayat (1) Pedoman Perilaku Penyiaran (P3) serta Pasal 9 Ayat (2), Pasal 13 Ayat (1) dan (2), Pasal 15 Ayat (1), dan Pasal 37 Ayat (4) huruf a Standar Program Siaran (SPS).

Dimana pelanggaran tersebut antara lain adanya muaran komentar negatif oleh host pada program P3H pada tanggal 27 September 2018 dan tanggal 3 Oktober 2018 yang diketahui tengah membahas kasus Kriss Hatta-Hilda. Sementara program ini yang dibawakan oleh Uya Kuya, Billy Syahputra dan Nikita Mirzani.

WAJIB BACA :  4 TV Nasional Ini Kena Teguran Keras KPI Lantaran Sering Siarkan Iklan Perindo!

Lanjut Baca : KPI Sedang Pejalari Pernyataan Presenter TVOne Soal Rekening Gemuk Presiden Jokowi!

Komisioner KPI Pusat Dewi Setyarini yang mengatakan keputusan Penghentian Sementara kepada Program P3H tersebut yang didasari atas pertimbangan jika progam yang dibawakan telah tercatat beberapa kali mendapatkan sanksi yakni berupa teguran pertama pada Februari 2018 sedangkan teguran yang kedua pada Juni 2018.

“Dalam catatan kami,aduan publik terhadap program ini juga cukup banyak,” jelas Dewi Setyarini dalam keterangan yang diterima Okezone, Kamis (29/11/2018).

Adapun KPI Pusat yang sudah melakukan langkah-langkah sesuai dengan prosedur, yakni melakukan sidang pemeriksaan pelanggaran untuk meminta klarifikasi, termasuk memberikan kesempatan kepada pihak Trans TV guna mengajukan keberatan atas penghentian itu.

Lanjut Baca : KPI Layangkan Surat Peringatan Untuk Acara Ramadhan Ini!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here