Berkaca Kasus Habib Bahar Hina Jokowi, Pendakwah Diminta Tak Kasar dan Provokatif !

0
266
habib bahar
Copyright©okezone

Dinilai Hina Kepala Negara, Timses Jokowi Sebut Habib Bahar Pantas Dipolisikan !

Indowarta.com – Wasekjen Partai Hanura Tri Dianto yang mengatakan kepada para pendakwah yang diharapkan selalu menggunakan bahasa yang mendidik , baik ketika menyampaikan materi ceramahnya. Dimana hal tersebut yang dikatikan dengan adanya laporan Habib Muhamamd Bahar bin Smith ke Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya

Ikuti Juga : Bertemu di Istana Negara, Yusril dan Jokowi Bahas Masalah Ini !

Disebabkan adanya dugaan penghinaan kepada Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) yakni dengan sebutan banci.

“Mestinya yang namanya penceramah itu ya harus punya sensor sendiri. Bahasanya harusnya tak kasar dan provokatif,” kata Tri kepada Okezone, Jakarta, Jumat (30/11/2018).

WAJIB BACA :  Ruhut Sitompul: Dukung Jokowi, Ahok Tak Ingin Terjun ke Dunia Politik Lagi !
habib bahar
Copyright©okezone

Melihat laporan itu, Tri yang menilai jika seorang penceramah diketahui menggunakan bahasa kasar sehingga dapat menimbulkan adanya konflik di masyarakat, maka sama saja dirinya disebut sebagai provokator. Habib Bahar yang dinilai telah seharusnya memperbaiki sikap dan tutur bahasa saat memberikan ceramah didepan masayarat setelah munculnya kasus ini.

“Saran saya sih Habib Bahar memperbaiki sikap dan bahasa dalam berceramah,” tutur Tri.

Terlebih, masyarakat sekarang ini yang mendengarkan pesan-pesan yang positik melalui tokoh, seperti ulama dan ustadz. “Umat ingin ceramah-ceramah yang mendidik dan mencerdaskan,” ucap Tri.

Ikuti Juga : Tim Jokowi-Ma’ruf Optimis Raih Kemenangan 70% pada Pilpres 2019 !

Diketahui bahwa Habib Bahar yang dilaporkan saat dalam acara peringatan Maulid nabi pada 17 November 2018 lalu di kawasan Batu Ceper, Tangerang. Dimana melalui video berdurasi 60 detik tersebut, Habib Bahar yang dinilai telah menghina sebab menyebut Jokowi sebagai banci.

WAJIB BACA :  Terkait Salah Ucap Rasulullah, Prabowo Subianto Disarankan untuk Sampaikan Permohonan Maaf !

Dilain sisi, tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf yang tak khawatir jika Presiden Joko Widodo yang dicap sebagai kriminalisasi jika memproses hukum kepada Habib Bahar bin Smith diteruskan. Dimana lataran ceramahnya yang diduga bermuatan hinaan terhadap Jokowi, dianggap tidak pantas sebab menghina presiden yang merupakan pemimpin negara ini.

“Ini soal eksistensi dan simbol negara, ini soal marwah negara. Bukan soal Pak Jokowi. Sehingga jangan diberi ruang oleh hukum orang-orang seperti ini. Jadi polisi harus mengambil langkah yang tegas,” kata Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf, Abdul Kadir Karding melalui pesan singkat, Jumat (30/11/2018).

Ikuti Juga : Ini Reaksi Istana Saat Jokowi Dihina oleh Habib Bahar bin Smith !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here