Misteri Penemuan 8 Mayat di Selat Malaka, Polisi Menduga Masih Ada Lagi !

0
179
Copyright©okezone

Polisi Bakal Ungkap Misteri Penemuan 8 Mayat di Selat Malaka !

Indowarta.com – Kepolisian Daerah (Polda) Riau hingga kini masih menyelidiki adanya penemuan delapan mayat di Selat Malaka pesisir Kecamatan Bantan, Pulau Bengkalis, dimana dari tiga di antaranya indetitasnya sudah teridentifikasi. Sementara sampai dengan hasi ini, kasusnya masih menjadi misteri.

Ikuti Juga : Mayat Wanita Muda Ditemukan Dalam Lemari Kamar Kos Mampang !

“Dari pemeriksaan, kami perkirakan usia mayat sudah lebih dari seminggu berada di air,” tandas Kepala Sub Bidang Pelayanan Medis Kedokteran Kepolisian RS Bhayangkara Polda Riau, Kompol Supriyanto di Pekanbaru, Senin (3/11/2018).

Copyright©okezone

Sementara Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Sunarto yang mengatakan pihaknya hingga kini belum bisa memberikan keterangan mengenai penyebab kematian mayat yang ditemukan mengapung di Selat Malaka itu. Hingga hari ini, polisi masih terus mengumpulkan sejumlah bukti juga saksi-saksi guna mengungkap kasus misteri ini.

Diketahui sepekan terakhir ini, terdapat delapan mayat yang ditemukan oleh petugas gabungan dan nelayan Kecamatan Bantan di Selat Malaka. Yang sebagai wilayah berbatasan langsung dengan Malaysia.

Pertama tiga mayat ditemukan oleh petugas dan nelayan pada akhir November lalu. kemudian satu per satu mayat ditemukan terapung sampai dengn kemarin, Minggu 2 Desember yakni dengan total ada delapan mayat. Semua mayat yang ditemukan telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau di Kota Pekanbaru.

Ikuti Juga : Kisah Penggusuran Ratusan Mayat untuk Proyek Jalan Tol Bikin Merinding !

Supriyanto yang menuturkan, kebanyakan mayat yang ditemukan itu sudah dalam kondisi tidak utuh, dengan kondisi yang cukup mengenaskan. Berdasarkan pemeriksaan, Supriyanto yang menjelaskan jika tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh para korban. Tetapi, nyatanya petugas mengaku kesulitan untuk mengidentifikasi, sebab sebagian besar jasad sudah membusuk.

Terhitung ada 20 petugas Disaster Victim Identification (DVI) yang diturunkan untuk mengidentifikasi mayat itu. Mereka mengaku kesulitan saat mengidentifikasi sidik jari korban. Sementara opsi lain yang digunakan yakni melalui susunan gigi dan DNA.

“Ini langkah terakhir. Di samping itu, kita temukan data sekunder seperti properti dan medis, seperti luka bekas operasi, tato dan lainnya juga diidentifikasi,” jelasnya.

Ikuti Juga : 5 Fakta Mengenai Keluarga Simpan Kerangka Mayat di Rumah!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here