Mencium Bau Nepotisme Jokowi di Balik Pelantikan Andika dan Maruli !

0
4681
Jokowi
Copyright©cnnindonesia

Bau Nepotisme Jokowi dibalik Pelantikan KASAD & Danpaspampres !

Indowarta.com – Dalam waktu sekitar satu bulan, dua menanti dari orang dekat Presiden Joko Widodo yang diketahui telah dilantik untuk menempati dua posisi yang dianggap strategis di deretan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Dan yang terkini, ada Brigadir Jenderal Maruli Simanjuntak yang dengan resmi dilantik menjadi Komandan Pasukan Pengaman Presiden (Danpaspampres).

Lihat Juga : Hari ini, Anies Baswedan Bakal Temani Jokowi Hampir Seharian penuh !

Sekedar diketahui, bahwa dia merupakan menantu dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman yakni Luhut Binsar Panjaitan. Sebelum Maruli, rupanya ada Letnan Jenderal Andika Perkasa yang diketahui menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) yang menggantikan Jenderal Mulyono. Dimana Andika sebagai menantu dari mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Abdullah Mahmud (AM) Hendropriyono.

WAJIB BACA :  Ruhut Sitompul: Dukung Jokowi, Ahok Tak Ingin Terjun ke Dunia Politik Lagi !
Jokowi
Copyright©liputan6

Sementara Direktur Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi yang menganggap bahwa pengangkatan Maruli dan Andika Perkasa ini yang tak bisa lepas dari unsur nepotisme. Dimana hal tersebut lantaran keduanya yang diketahui dekat disekitar kekuasaan.

“Kalau soal nepotisme sedikit banyak masuk dalam pertimbangan itu, bisa jadi poin plus oh itu orang kita kan gitu tapi kalau itu menjadi alasan utama saya kira itu yang keliru,” ucap Fahmi saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (3/12).

Ia yang menganggap bahwa pengangkatan pada kedua petinggi tersebut dapat memiliki potensi yakni memecah solidaritas di tubuh TNI sebab kompetisi internal yang seolah menghilang. Adapun Maruli dan Andika yang seperti telah disiapkan sejak lama guna menduduki dua posisi itu.

WAJIB BACA :  Soal Penyelesaian Kasus HAM, SBY Dinilai Lebih Baik daripada Jokowi !

“Ada kompetisi yang hilang dalam proses ini terkesan sejak awal mereka-mereka ini memang sudah disiapkan bahkan mengabaikan, cenderung abai terhadap kelayakan prestasi segala macam,” tutur dia.

Lihat Juga : Di Acara Reuni 212, Rizieq Shihab Sebut 5 Kebobrokan Jokowi !

Sehingga, imbuh Fahmi, perwira yang dirasa tidak terlalu dekat dengan pusaran kekuasan lantas memiliki potensi kehilangan semangat sebab merasa putus asa. Apabila hal tersebut terjad, maka sangat merugikan terlebih bisa membahayakan organisasi TNI dan juga negara. walau demikian, kabar perpecahan di TNI disebabkan

Adanya pengangkatan keduanya yag dapat diredam yakni dengan bermacam cara. Walau dapat diredam, adapun Jokowi dan juga jajarannya yang wajib berhati-hati supaya tidak menggoyahkan akan keutuhan TNI sebagai organisasi negara.

WAJIB BACA :  Goyang Kandang Banteng dan Psywar Prabowo-Sandi di Pilpres !

“Kalau bicara potensi perpecahan saya kira ada tinggal nanti bagaimana itu dikonsolidasikan lagi tapi tentu saja luka tetap akan berbekas. Kalau bisa disembuhkan tapi saya kira akan tetap berbekas saya kira itu filosofi penting untuk dijaga artinya dalam hal ini jangan sampai terulang lah ya pola pengangkatan yang saya kira kurang rapih,” tuturnya.

Lihat Juga : Tolak Minta Maaf ke Jokowi, Habib Bahar bin Smith: Lebih Baik Dipenjara !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here