31 Pekerja Pembangunan Jembatan di Papua Dibunuh oleh Kelompok Bersenjata !

0
170
Copyright©suara

Pekerja Trans Papua Dibunuh oleh Sekelompok Orang Bersenjata !

Indowarta.com – Puluhan pekerja jalan dan jembatan Trans Papua yang berlokasi di Kabupaten Nduga, Papua dibunuh oleh sekelompok orang tak dikenal. Dimana pembunuhan tersebut yang terjadi pada Minggu 2 Desember 2018 di Kali igi dan Aurak, Distrik, Yigi, Kabupaten Nduga, Papua. Kasubbid Penmas Bid Humas Polda AKBP Suryadi Diaz

Lihat Juga : Kasus Pembunuhan Dufi, Ada Wanita Turut Dibawa Bersama Tersangka Nurhadi !

Yang membenarkan kejadian tersebut. dia yang mengatakan, jumlah ada 31 pekerja yang dibunuh oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua.

“31 Orang meninggal dunia,” ujar Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Papua AKBP Suryadi Diaz kepada JawaPos.com, Senin (3/12/2018).

Copyright©suara

Disini Diaz yang mengatakan, 31 pekerja tersebut yang diketahui tewas pada saat yang berbeda. Dimana terdapat 24 orang dibunuh pada 1 Desember 2018, sementara 7 orang yang lainnya dibunuh pada hari berikutnya.

“Didapati, 31 orang ditemukan tewas. 24 orang dibunuh hari pertama, 8 orang yang sempat menyelamatkan diri di rumah anggota DPRD dijemput dan dibunuh, 7 orang meninggal dunia dan 1 orang belum ditemukan atau melarikan diri,” kata Diaz.

Adapun para pekerja proyek Istaka Karya tersebut yang diketahui sedang membangun jembatan di Kali Yigi dan Aurak. Sampai dengan saat ini tim gabungan TNI dan Polri yang tengah menuju tempat kejadian yakni di Kali Yigi dan Kali Aurak Nduga. Dimana sebelumnya, pada Sabtu 1 Desember 2018, sekitar pukul 20.30 WIT,

Project Manajer PT. Istika Karya paket pembangunan jembatan Habema-Mugi, yangbernama Cahyo telah menerima telepon dari nomor uang sering dipegeng oleh Koordinator lapangan PT. Istika Karya terkait pengerjaan proyek pembangunan jembatan Habema-Mugi yang bernama Jhoni.

Tetapi ditengarai, Cahyo yang mengaku tidak paham apa maksud dari pembicaraa orang yang menelepon itu. terakhir PPK Satker PJN IV PU Binamarga wilayah habema-Kenyam yang bernama Monang Tobing yang telah menghubungi Jhoni melalui pesan singkat pada tanggal 30 November 2018. Berdasarkan informasi dari pos Satgas pamrahwan 755/Yalet

Lihat Juga : Akhirnya Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Pembunuhan Pria dalam Drum Plastik !

Di Naua-Wamena jika tanggal 30 November 2018 pukul 04.00 Wit tercatat 1 mobil ran strada dengan supir berinisial MS dengan muatan BBM Solar milik PT. Istaka Karya menuju Camp Istaka Karya di Distrik Yigi yakni dengan membawa 5 orang pegawan serta tiba kembali di Wamena pada pukul 18.30 Wit.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, 1 mobil strada yang mengangkut 15 orang pekerja proyek dari PT Istaka Karya hingga saat ini belum kembali ke Wamena.

Mendapat informasi tersebut pada hari Senin tanggal 3 Desember 2018 pukul 15.30 Wit, personil gabungan Polri dan TNI yang dipimpin Kabag Ops Polres Jayawijaya AKP. R.L. Tahapary bergerak dari Wamena menuju Distrik Yigi Kabupaten Nduga,” pungkas Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal.

Lihat Juga : Sarah, Anak Korban Pembunuhan di Bekasi Sempat Tulis Surat kepada Orangtuanya !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here