Dinilai Menghina Soeharto, Wasekjen PDI-P Dilaporkan ke Polda Metro Jaya !

0
151
Copyright©kompas

Dilaporkan Karena Hina Soeharto, Ini Kata Wasekjen PDIP !

Indowarta.com – Adapun Wakil Sekretaris Jenderal PDI-P Ahmad Basarah yang telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Senin (3/12/2018) malam, sebab pernyatannya yang dianggap telah menghina Soeharto, Presiden kedua RI. Dimana laporan tersebut dilayangkan oleh Rizka Prihandy yang mengaku sebagai perwakilan komunitas Hasta Mahardi Soehartonesia.

Ikuti Juga : Prabowo dan Titiek Soeharto “Cipika-Cipiki”, Relawan Jadi Heboh !

Dimana laporan tersebut yang dilakukan usai Basarah mengatakan jika ramainya praktik korupsi di Indonesia yang dimulai sejak pemerintahan Presiden Soeharto. Basarah lantas menuding Soeharto sebagai guru dari korupsi di Indonesia.

Sehingga, pernyataan Basarah tersebut sebagai respons dari pidato calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto di sebuah forum internasional di Singapura yang menyatakan kondisi Indonesia yang disebut seperti kanker stadium 4.

Presiden Soeharto dan Ibu Negara Tien.
Copyright©suratkabar

“Saya hanya menjalankan tugas sebagai warga negara yang baik, saya mendapatkan berita ini, kami lihat di media bahwa ada ujaran kebencian terhadap bapak bangsa kita yaitu mantan presiden ke dua kita Bapak Soeharto,” ujar Rizka, Senin malam.

“Di sini kami terpanggil sebagai para loyalis dan pecinta Pak Harto untuk melaporkan ini, agar menjadi tindakan hukum yang lebih baik ke depannya,” lanjut dia.

Selain itu, Rizka yang menganggap bahwa ucapan Basarah tersebut yang menimbulkan kerugian secara imateriil bagi para loyalis Soeharto. Sementara Kuasa Hukum Rizka, Heriyanto mengatakan, kliennya telah melaporkan Basarah soal dugaan tindak pidana penghinaan dan penyebaran berita bohong (hoaks).

Ikuti Juga : Terungkap, Ini Alasan Titiek Soeharto Partai Berkarya Dukung Penuh Prabowo-Sandiaga !

“Pasal yang didugakan ke terlapor adalah diduga melanggar Pasal 156 juncto Pasal 14 dan 15 KUHP. Kami membawa barang bukti berupa kliping berita media online tekait pernyataan tersebut,” ujar dia.

Disamping melaporkan ke Polda Metro Jaya, Senin malam Basarah juga dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh seorang pelapor yang diketahui bernama Anhar. Menurut penuturan Anhar, ucapan yang dilontarkan oleh Wakil Ketua MPR itu terbilang merugikan pendukung Soeharto. Lantaran tidak ada satu pun putusan pengadilan yang memiliki kekuatan penuh yang menyatakan bahwa Soeharto bersalah dalam kasus tindak pidana korupsi.

Ikuti Juga : Manuver Politik Anak-anak Soeharto Menjelang Pilpres 2019

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here