Kapolda Ungkap, Ternyata Ini Alasan Warga Nduga Tolak Kehadiran TNI-Polri !

0
6178
Copyright©cnnindonesia

Kapolda Sebut Sebagian Warga Nduga Tolak Kehadiran TNI-Polri !

Indowarta.com – Kepala Kepolisian Daerah Papua Inspektur Jenderal Martuani Sormin yang mengatakan jika Nduga sebagai satu-satunya kabupaten di Provinsi Papua yang wargana diketahui menolak kehadiran TNI dan Polri.

“(Sebagian warga) Kabupaten Nduga sampai dengan hari ini menolak kehadiran TNI Polri. Bahkan yang lebih miris lagi, kami di Nduga hanya punya polsek dan pos koramil,” kata Sormin di Timika seperti dikutip Antara, Jumat (7/12).

Lihat Juga : Kisah Mendagri soal Nduga, Papua: Setiap 3 Kilo, Petugas e-KTP Dipalak Rp5 Juta !

Disini Sormin yang mengatakan kantor polsek yang ada ditempat rawan konflik bersenjata tersebut terhitung baru di Kenyam, ibu kota Kabupaten Nduga. Sementara Polda Papua yang sudah menelusuri guna meingkatkan status Polsek Kenyam menjadi polres usai ada permintaan dari Bupati Nduga, yakni Yarius Gwijangge yang

WAJIB BACA :  Viral Video FB Polantas Stop Konvoi TNI, Bukan Menilang!
Copyright©suara

Diketahui menandatangani surat keputusan terkait pelepasan tanah adat guna pembangunan Mapolres Nduga. Adapun rencana pembangunan Polsek Mapenduma tersebut yang menuai penalakan dari warga sekitar.

“Memang ada sebagian kecil yang menolak kehadiran TNI dan Polri di sana. Tapi kami pastikan bahwa yang sebagian kecil itu hanyalah oknum, bukan masyarakat yang menolak kehadiran TNI dan Polri,” kata Sormin.

Dimana menurutnya, hal tersebut yang dinilai dapat meningkatkan kasus kekerasan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Nduga, Polda Papua bersama dengan Kodam XVII/Cendrawasih yang memiliki niatan untuk dengan segera menempatkan pasukan TNI dan Polri di wilayah itu. sebelum terjadinya kasus pembantaian terhadap pekerja PT Istaka Karya di Gunung Kabo,

WAJIB BACA :  Heboh Beredarnya Video Polisi Latihan Pakai Senjata RPG!

Lihat Juga : 3 Pasukan Elite TNI Diterjunkan, Siap Memburu Pemberontak di Papua !

Distrik Yall, diketahui ada sejumlah tindak kekerasan yang terjadi terhadap warga sipil di Nduga yang disinyalir dilakukan oleh KKB. Dalam kasus penyekapan hingga pelecehan tersebut yang diketahui menimpa seorang guru dan petugas kesehatan di Mapenduma. Ada beberapa kali pesawat terbang perintis yang diketahui

Turut menjadi sasaran KKB yakni diberondong tembakan ketika mendarat di Kenyam yang mana mengakibatkan seorang pilot terluka, dimana kejadian tersebut yang terjadi pada beberapa bulan yang lalu. Dengan kondisi yang tidak aman tersebut, Bupati Nduga Yarius Gwijangge yang lantas menemui Kapolda Papua Irjen Martuani Sormin guna meminta untuk dibentuk Polres Nduga di Kenyam.

Lihat Juga : Kisah Pekerja Trans Papua Mengaku Pura-pura Mati Demi Lolos dari Pembunuhan !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here