Timses: Yusril Gabung, Perubahan Angin Politik Kian Kuat ke Jokowi !

0
1677
Copyright©Liputan6

Hasto: Saat Yusril Merapat, Perubahan Angin Politik ke Jokowi Mulai Menguat !

Indowarta.com – Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin, Hasto Kristiyanto yang mengatakan, jika kubunya sudah banyak mendapat dukungan positif. Hal tersebut diungkapkan ketika bertemu Tim Kampanye Daerah, melalui acara Workshop yang diadakan di TKN.

Lihat Juga : Duduk di Kursi Bandara Menunggu Delay Pesawat, Penampilan Iriana Jokowi jadi Viral !

“Ketika Pak Yusril memilih bergabung ke kita, artinya memang perubahan angin politik yang semakin kuat pada Pak Jokowi. Terlihat dukungan yang makin hari, makin banyak. Pak SBY (Ketum Demokrat) membebaskan Demokrat yang sudah mendukung Pak Prabowo untuk bebas memilih. Itu artinya tidak ada prospek di sana saudara-saudara,” ucap Hasto di Hotel Sahid, Jakarta, Jumat (7/12/2018).

WAJIB BACA :  Ketika Prabowo dan Amien Rais Kompak Sebut Jokowi Pencitraan Bantu Rohingya!
jokowi
Copyright©kompas

Oleh sebab itu, workshop tersebut yang merupakan momen untuk menyatukan seluruh elemen bagi kemenangan Jokowi-Ma’ruf pada Pilpres 2019. Adapun, Hasto yang mengatakan jika elektabilitas dari Jokowi-Ma’ruf yang telah terekam dengan baik melalui survei.

“Survei menunjukkan gerak kita makin positif. Yang namanya pemimpin itu merangkul, tidak membeda-bedakan setiap warga negara. Terlebih Kiai Ma’ruf Amin sebagai sosok ulama yang benar-benar muncul dari bawah. Ini menjadi kekuatan, kesatupaduan kita,tutur Hasto.

Lantas dia mengatakan bagaimana kepemimpinan Jokowi yang dinilai selalu blusukan untuk menyapa serta melihat secara langsung akan kebutuhan masyarakat. Selain itu, ada juga beberapa proyek infrastruktur yang telah digarap selama 4 tahun ini, dan juga sudah terlihat perbedaannya. Dimana Sekjen PDIP yang sempat

WAJIB BACA :  Kocak, Ridwan Kamil Berharap Dapat Sepeda Jokowi Saat Hadiri Pernikahan Kahiyang Ayu!

Lihat Juga : Condong ke arah Jokowi, PBB Akui Ada juga Caleg yang Dukung Prabowo !

Mengkritik Sandiaga Uno, yang diketahui berjanji bakal menerapkan ilmu Nabi Yusuf jika kelak nanti terpilih sebagai wakil presiden dalam kontestasi Pilpres 2019.

“Tiba-tiba yang di sana belum punya pengalaman, lalu mengatakan kalau Nabi Yusuf bisa 7 tahun, saya (Sandiaga) bisa 3 tahun. Emangnya dia melebihi Nabi Yusuf,” pungkasnya.

Sementara Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang telah memastikan di tahun depan pemerintah bakal membangun sumber daya manusia (SDM) besar-besaran. Dia mengatakan bahwa SDM sebagai salah satu kunci utama kemajuan bangsa.

“Kita ingin besar-besaran seperti membangun infrastruktur,” ungkapnya saat menerima peserta Konferensi Mahasiswa Nasional di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (7/12/2018).

Lihat Juga : Habib Bahar bin Smith Bantah Hina Presiden Jokowi, PDIP: Nanti Debat di Pengadilan !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here