KPU Pastikan 31 Juta DPT Baru Pilpres 2019 Bukan Siluman

0
284
Copyright©tempo

KPU Pastikan Tidak Ada DPT Siluman Menjelang Pipres 2019

Indowarta.com – Menjelang Pilpres 2019, KPU (Komisi Pemilihan Umum) telah memastikan bahwa 31 juta tambahan data pemilih yang belum lama ini diajukan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementrian Dalam Negeri, bukanlah daftar pemilih tetap atau DPT Siluman. Seperti yang dikatakan oleh Komisioner KPU Pramono Ubaid melalui keterangannya yang mengatakan angka 31 juta bukanlah angka siluman.

Baca Juga : Tim Jokowi-Ma’ruf Optimis Raih Kemenangan 70% pada Pilpres 2019 !

“Angka 31 juta bukanlah angka siluman yang muncul dari negeri antah-berantah atau hasil trik sulap,” jelasnya. Terkait angka tersebut, Pramono juga menjelaskan bahwa angka ini adalah hasil analisis Kemendagri yang membandingkan DPT KPU per 5 September 2018 (185 juta) dengan DP4 Kemendagri per Desember 2017 (196 juta). Dan perlu diketahui bahwa dari analisis tersebut, terdapat 31 juta DPT yang belum klop datanya dengan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu atau DP4.

WAJIB BACA :  Kontroversi , Ketum Gerindra Prabowo Galang Dana Rp 10 T, Untuk Pilpres 2019 ?
Copyright©tempo

Menurut Pramono sendiri bahwa angka 31 juta itu tidak semua dimasukkan ke dalam DPT, karena data itu lebih dulu dilakukan pencermatan dengan dua cara, yakni menggunakan sistem IT atau sistem informasi data pemilih-sidalih untuk mengalisis dan membandingkan dengan data lain seperti DP4, DPS dan DPT. Dimana pencermatan yang dilakukan menggunakan cara ini akan dilakukan secara berjenjang, dipusat, provinsi, dan kabupaten/kota serta dilakukan bersama dengan Bawaslu, Dukcapil, dan wakil-wakil parpol sesuai tingkatan.

Untuk cara kedua, hasil analisis itu diturunkan sampai tingkat desa/kelurahan dan dicek ke lapangan satu per satu. Sebagaimana yang dijelaskan oleh Pramono, “jadi dicermati dengan teliti dan bersama-sama. Bukan mengarang-ngarang, seperti menyusun cerita pengantar tidur,” tegasnya. Yang kemudian hasilnya direkap secara berjenjang dari tingkat desa/kelurahan, kecamatan, kab/kota, provinsi hingga tingkat pusat dengan melibatkan pengawas pemilu, wakil parpol, wakil calon DPD, dan wakil pasangan capres/cawapres sesuai tingkatan.

WAJIB BACA :  Ketika BPN Prabowo Mengusik Jateng, TKN Jokowi Bergerilya di Jabar !

Sementara untuk kubu Prabowo Subanto dan Sandiaga Uno sendiri masih mempertanyakan kesahihan data DPT tersebut dan mereka meminta KPU membuka data 31 juta tambahan data Pilpres 2019 tersebut.

Baca Juga : Diukung oleh Keluarga Pendiri NU, Prabowo-Sandi Optimis Menang di Pilpres 2019 !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here