Gunung Soputan Erupsi, Bandara Sam Ratulangi Masih Beroperasi Normal!

0
1267
Gunung Soputan Erupsi terbaru
Copyright©Viva

Erupsi Gunung Soputan Tidak Berimbas pada Bandara Sam Ratulangi Manado!

Indowarta.comGunung Soputan yang berada di Sulawesi Utara diketahui mengalami erupsi sejak Minggu, (16/12/2018) dini hari kemarin. Dari data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geilogi, letusan ataupun erupsi masih terus berlanjut dengan ketinggian abu vulkanik yang mencapai 8800 meter diatas permukaan laut. Sementara itu wilayan yang dinyatakan mendapatkan dampak dari erupsi ini adalah radius 4 kilometer dari puncak gunung dan dalam wilayan sektor arah barat daya hingga 6.5 km.

Hingga Senin (17/12/2018) pagi tadi, Gunung Soputan masih terus mengeluarkan abu vulkanik dan suara bergemuruh hingga gempa tremor. Dari data Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi memperlihatkan bahwa Abu Vulkanik ini tidak terdeteksi dalam Bandara Sam Ratulangi. Untuk itulah Bandara yang terletak di Manado tersebut masih dibuka dan beroperasi karena dinyatakan masih aman sehingga dapat beroperasi dengan normal. Perlu diketahui bahwa jarak batas terluar abu vulkanik dengan Bandara Sam Ratulangi adalah 21NM.

WAJIB BACA :  Letusan Gunung Soputan di Sulawesi Utara Tiada Henti, Warga Mulai Panik !

Baca Juga Fenomena Gunung Semeru ‘Bertopi’ Awan, Begini Penjelasannya !

Sementara itu dilansir dari laman Viva News, laporan yang diungkapkan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B. Pramesti pada Senin, 17 Desember 2018 dalam keterangan tertulis mengungkap bahwa Bandara Sam Ratulangi tidak terkena dampak dari letusan Gunung Soputan .

“Dari laporan yang disampaikan oleh Kepala Kantor Otoritas Bandara Udara Wilayah VIII, Kol (Pnb) Suarmanto mengungkapkan bahwa Bandara Sam Ratulangi tidak terkena  dampak abu vulkanik lantaran erupsi Gunung Soputan. Untuk itulah Bandara Sam Ratulangi dinyatakan aman untuk beroperas,” tulis Polana.

Gunung Soputan Erupsi
Copyright©Merdeka

Lebih lanjut Polana juga memberikan intruksi kepada Otoritas Bandara dan para pihak yang berkepentingan untuk selalu berkoordinasi. Hal itu untuk mengantisipasi segala bentuk kemungkinan yang bisa saja terjadi terkait erupsi Gunung Soputan ini.

WAJIB BACA :  Letusan Gunung Soputan di Sulawesi Utara Tiada Henti, Warga Mulai Panik !

Sementara itu dalam hal komunikasi dan koordinasi penanganan abu vulkanik, sejumlah stakeholder mempergunakan media elektronik yaitu Integrated Webbased aeronautical Information System Handling (I-WISH). Dalam sistem ini para stakeholders menyampaikan informasi yang dikuasai terkait tugas dan wewenang dalam hal penanganan abu vulkanik Gunung Soputan atau yang biasa disebut Collaborative Decision Making (CDM).

Lebih lanjut Polana juga mengungkapkkan bahwa pihaknya minta untuk memonitor selalu informasi yang disampaikan baik dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), BMKG ataupun dari sumber lainnya. Dan Airnav agar mendistribusikan informasi melalu NOTAM pada airlines dan bandara.

Baca Juga Awas, Tanya Aneh-Aneh soal Ikan ke Menteri Susi, akan Ditenggelamkan !

WAJIB BACA :  Letusan Gunung Soputan di Sulawesi Utara Tiada Henti, Warga Mulai Panik !

Sementara itu Kepala Kantor Otoritas Bandara Udara Wilayah VIII, Sarmanto juga mengungkapkan bahwa informasi yang ada dikumpulkan dan semua bandara yang berada di wilayah kerjanya dalam keadaan aman sehingga dapat beroperasi normal meskipun Gunung Soputan terus erupsi.

Perlu diketahui bahwa Gunung Soputan saat ini masih berada dalam Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi masyarakat sekitar tidak melakukan aktivvitas di semua area dekat Gunung dalam radius 4 kilometer dari puncak Gunung. Informasi selengkapnya, nantikan kabar terbarunya.

Baca Juga Ini 4 Fakta Terkait Meninggalnya Adik Emil Dardak, Apa Saja?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here