Jika Ajukan Cuti, Ahok Bisa Bebas 24 Desember Ini, Tapi.. !

0
165
Copyright©kompas

Ahok Bisa Bebas 24 Desember 2018, Jika Lakukan Hal Ini !

Indowarta.com – Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang bisa bebas sekitar tanggal 24 Desember 2018 apabila mengajukan cuti menjelang dirinya bebas. Dimana Kepala Bagian Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Hukum dan HAM Ade Kusmanto yang mengatakan,

Lihat Juga : Ahok Tak Tertarik Masuk di Politik, Namun Beda Cerita Jika ke PDIP !

Maksud bebas tersebut yang tentunya harus dibarengi dengan wajib lapor.

“Tanggal 24-an Desember (bisa bebas), tapi kan namanya cuti, bukan bebas. Nanti dia balik lagi ke lapas, dikasih surat lepas, baru bebas. Dan cuti kan harus wajib lapor ke kantor Balai Pemasyarakatan,” ujar Ade kepada Kompas.com di Kantor Ditjenpas, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (19/12/2018).

Copyright©liputan6

Sementara Ade yang mengatakan, cuti menjelang bebas dapat diajukan jika narapidana sudah menjalani minimal dua per tiga masa tahanan dan tidak bebas bersyarat. Disini, Ahok yang memenuhi syarat itu. sedangkan untuk lamanya cuti yang hanya diberikan maksimal sama dengan lamanya remisi terakhir yang diperolehnya.

Ade menjelaskan, Ahok yang diketahui sudah dua kali mendapatkan remisi, dimana untuk yang pertama remisi Natal 2017 selama 15 hari. Dan kedua remisi pada 17 Agustus 2018 selama dua bulan. Apabila Ahok mengajukan cuti jelang dirinya bebas dan disetujui, maka cuti yang diterima oleh Ahok maksimal dua bulan.

Dengan remisi serta cuti yang diperoleh tersebut, total pemotongan tahanan Ahok yaitu 4 bulan 15 hari. Diketahui bahwa Ahok yang divonis dua tahun penjara dan menjalani masa tahanan sejak 9 Mei 2017. Apabila masa tahanannya dipotong 4 bulan 15 hari, maka Ahok diperkirakan bakal bebas sekitar 24 Desember di tahun ini.

Lihat Juga : Segera Bebas, Ahok Sudah Banjir Undangan dari Mancanegara !

Tetapi, Ahok yang diwajibkan harus melapor selama dua bulan sejak waktu itu sebelum dirinya benar-benar menerima surat pembebasan sebagai tahanan.

“Pakai remisi yang sebelumnya (remisi 17 Agustus 2018), yang dua bulan. Hitungannya Desember (bebas dengan wajib lapor),” kata Ade.

Walaupun begitu, Ade yang menilai jika Ahok dan keluarganya sampai dengan detik ini belum juga mengajukan cuti jelang bebas.

“Beliau (Ahok), keluarganya, sampai sekarang belum mengajukan. Saya yakin ada pertimbangan lain yang membuat keluarga dan Pak Ahok sendiri tidak mengajukan hak-haknya,” ucap Ade.

Lihat Juga : Ruhut Sitompul: Dukung Jokowi, Ahok Tak Ingin Terjun ke Dunia Politik Lagi !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here