Di Pilpres 2019 Ini, Jokowi dan Prabowo saling Adu Pamer Keislaman !

0
317
Copyright©cnnindonesia

Jokowi dan Prabowo saling Adu Pamer Keislaman pada Pilpres 2019 !

Indowarta.com – Ranah keislaman calon dari presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto yang kian disorot oleh publik sepanjang kontes Pilpres 2019. Dimana baru-baru ini La Nyalla Matalitti yang menuding jika Prabowo yang tak punya pemahaman Islam yang baik. Terlebih dia menyebut Ketua Umum Gerindra tersebut tak berani untuk mempimpin salat.

Lanjut Baca : Fahri Hamzah Minta Pemfitnah Jokowi Dipenjara, Begini Tanggapan Faizal Assegaf

Prabowo Subianto yang kemudian menanggapi tudingan mantan kadernya yang diketahui gagal maju Pilgub  Jatim tersebut yakni dengan menyebut dirinya lebih mementingkan ulama atau pemuka agama untuk menjadi imam salat.

WAJIB BACA :  Survey Elektabilitas Jokowi dan AHY Bersatu di Pilpres 2019!
Copyright©cnnindonesia

“Saya tidak bisa jadi imam salat. Ya saya merasa tahu diri. Betul. Yang jadi imam ya harus orang yang lebih tinggi ilmunya,” kata Prabowo saat berpidato di Konferensi Nasional Partai Gerindra di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (17/12).

Berpindah ke kabar lain, Jokowi yang malah seolah menunjukkan dirinya atas pemahaman tentang Islam yang lebih baik. Adapun hal tersebut yang terlihat melalui keputusan Istana Presiden yang telah mempublikasikan foto Jokowi memimpin salat satu hari usai Prabowo yang mengaku lebih mengutamakan ulama untuk menjadi imam salat.

Terlihat dalam foto tersebut, Jokowi yang sedang menjadi imam salat saat berada di Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang, Jawa Timur, Selasa (18/12/2018). Sementara mereka yang menjadi makmum antara lain Seskab Pramono Agung, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding, Mengeri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo.

WAJIB BACA :  Ikut Kunjungan Ke Luar Negeri, Kaesang dan Gibran Bayar Sendiri Lho!

Lanjut Baca : Dua Kali Lipat! Jokowi Minta Anggaran PKH Tahun Depan Dinaikkan

Direktur Charta Politica Yunarto Wijaya yang menilai jika kabar soal aspek keislaman tokoh nasional memang bukan hal baru. Benar saja adu pamer soal ketaatan agama sebagai fitur publik yang diketahui telah menjadi gorengan setidaknya pada Pilpres 2014 lalu. Lantas hal yang membedakan, kata Yunarto, apabila dulu Prabowo yang

Diketahui lebih bominan untuk menyerang soal keislaman Jokowi, namun untuk kali ini kubu petahana yang berusaha untuk menyerang balik terkait pemahaman agama yang dipunyai Prabowo.

“Ini kelanjutan dari politik identitas pada 2014 yang sering menyerang pribadi atau keislaman Jokowi. Sekarang jadi senjata makan tuan. Prabowo yang diserang aspek keislamannya,” tutur Yunarto saat dihubungi, Kamis (20/12).

Lanjut Baca : Yusril Mulai Condong ke Jokowi, Mantan Jubir HTI Konsisten Anti-Rezim !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here