Jumlah Korban Tewas Tsunami Banten-Lampung Mencapai 229 Orang !

0
256
Copyright©detik

Korban Tewas Tsunami Banten-Lampung Hingga Hari Ini Berjumlah 229 Orang !

Indowarta.com – Jumlah korban jiwa akibat tsunami di Selat Sunda yang telah melanda Banten dan Lampung yang kian bertambah. sampai dengan hari ini ada 229 orang yang sudah dinyatakan meninggal dunia akibat terdampak tsunami itu.

“Total korban jiwa 229 orang meninggal dunia,” kata Kepala Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho kepada detikcom, Senin (24/12/2018).

Lihat Juga : Ini Penjelasan Ahli Geologi soal Tsunami Selat Sunda yang Dipicu Letusan Anak Krakatau !

Dimana jumlah tersebut yang dikatakan oleh Sutopo berdasarkan data yang telah dikumpulkan sampai dengan pukul 23.30 WIB Minggu (23/12/2018). Lantas dia yang mengungkapkan hingga saat ini data yang ada masih terus diperbarui. Tak hanya korban tewas, Sutopo yang mengatakan ada juga korban sebanyak 408 orang hilang,

WAJIB BACA :  Begini Kisah Nelayan Asal Bugis ketika Tergulung Ombak Tsunami Selat Sunda !
Copyright©okezone

720 orang luka-luka dan 4.411 orang mengungsi. Disamping itu, total kerugian materil sampai dengan malam tadi yang mencaia dari 528 unit rumah rusak berat, 1 unit rumah hilang disebabkan karena tersapu oleh ombak, 82 unit rusak ringan sampai dengan 1 unit dermaga juga diketahui telah rusak berat.

“Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu-isu yang menyesatkan. Update penanganan darurat akan terus disampaikan,” ucapnya.

Lihat Juga : Aa Jimmy Meninggal Terseret Tsunami, Anak dan Istri Dinyatakan Hilang !

Sutopo yang lantas mengungkapkan pada saat ini terdapat alat berat, dump truck, tenda pengungsi serta bahan pokok makanan yang menjadi kebutuhan utama di lokasi kejadian. Ada juga sejumlah jalan yang dikatakan rusak sehingga belum bisa dilewati, yakni seperti jalan penghubung antara Serang-Pandeglang yang terputus diterjang tsunami.

WAJIB BACA :  Sutopo BNPN: Anak Gunung Krakatau Tumbuh 4-5 Meter Per Tahunnya !

Selain itu, jalan Raya Tanjung Lesung lantaran pohon tumbang, sampai dengan jalan raya Anyer depan Puri Retno dua yang juga dinyatakan belum bisa untuk dilewati oleh kendaraan umum. Sementara di Serang yang tercium arona amis ketika masuk ke dalam Hotel Mutiara Carita Couttage. Dimana hotel tersebut yang sebagai penginapan

Yang juga terdampak oarah ketika kejdian tsunami Selat Sunda menerjang kawasan Banten dan Lampung Selatan. Dari hasil pengakuan dari salah satu petugas hotel yang mengatakan, air bah tsunami mencapai hingga 300 meter dari bibir pantai. Sehingga memporakporandakan hampir seluruh bangunan yang berada di hotel yang diketahui berdiri diatas bangunan sekitar 12 hektare.

Lihat Juga : Jokowi Perintahkan BMKG Untuk Ganti Alat Peringatan Dini Tsunami yang Rusak !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here