Pos Pemantau Pastikan jika Suara Dentuman Misterius di Sumsel Akibat Erupsi Krakatau !

0
346
Copyright©bnpb

Terkait Suara Dentuman Misterius di Sumsel, Dipastikan Akibat Erupsi Krakatau !

Indowarta.com – Pos Pemantau Gunung Krakatau pastikan bahwa adanya suara dentuman keras yang terdengar di sejumlah Kabupaten/kota di Sumatera Selatan (Sumsel) lantaran adanya erupsi di Gunung Krakatau. Dimana Kepala Pos Pemantau Gunung Krakatau Suwarnao yang menilai, hingga sekarang ini erupsi di gunung Anak Krakatau

Lanjut Baca : BMKG Masih Kesulitan Pantau Kawah Gunung Anak Krakatau Usai Longsor !

Yang masih terus berlangsung diiringi dengan suara gemuruh yang keras. Adapun munculnya suara dentuman keras yang diketahui  hingga ke Sumsel, disini Suwarno yang lantas mengatakan soal arah angin  yang menuju ke arah timur.

WAJIB BACA :  Saat Pernikahan Berlangsung, Pasangan Pengantin Ini Malah Diterjang Tsunami Banten !
Copyright©merdeka

“Betul (akibat erupsi gunung Krakatau), dentumannya sangat keras sekali dan suara gemuruh juga keras sekali di sini. Ya itu kemungkinan bisa juga arah angin ke sana seperti itu,” kata Suwarno, saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (26/12/2018).

Selain itu, Suwarno yang menerangkan, selain adanya dentuman, juga terdapat getaran yang juga dirasakan oleh masyarakat di luar Lampung sampai ke Sumatera Selatan disebabkan adanya erupsi dari gunung Anak Krakatau.

“Kalau memang disana (Sumsel) tidak ada gunung lain yang meletus, mungkin bisa juga getaran dan dentumannya keras sekali, karena arah angin ke timur,” ujarnya.

Sementara erupsi gunung Anak Krakatau menurut Suwarno yang sudah ada sejak Mei 2018 lusa dan masih tetap berlangsung hingga sekarang. Dimana erupsi tersebut yang mengakibatkan adanya getaran disejumlah tempat selama dua menit sekali.

WAJIB BACA :  Istri Ifan Seventeen Jadi Korban Tsunami Selat Sunda, Gerindra Turut Berduka !

Lanjut Baca : Ini Penjelasan Ahli Geologi soal Tsunami Selat Sunda yang Dipicu Letusan Anak Krakatau !

“Sejauh ini sedang berlangsung (erupsi), memang letusannya dari bulan Mei  sampai sekarang. Terjadi letusan disini durasinya sampai 30 detik hingga 1 menit meletus, paling lama mungkin sampai dua menit,” jelasnya.

Adapun warga Sumsel yang mengimbau untuk tetap selalu waspada selama gunung Anak Krakatau sedang erupsi, ditambah dengan adanya debu vulkanik yang dikeluarkan.

“Warga diimbau tetap waspada saja, kalau di sana (Sumsel) mungkin jauh dan dampaknya hanya debunya saja. Getaran sepertinya cuma terbawa angin saja kesana, karena arah angin ke sana, sehingga terdengar suara dentuman,” kata dia.

Lanjut Baca : Ternyata Ini Alasan NASA Pantau Gunung Anak Krakatau yang Sebabkan Tsunami Anyer !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here