Bikin Heboh, Awan Cumulonimbus di Langit Makassar, Bikin Kacau Jadwal Penerbangan !

0
349
Copyright©kompas

Muncul Awan “Gelombang Tsunami di Langit Makassar, 5 Pesawat Berputar-putar 20 menit !

Indowarta.com – Ketika muncul awan berbentuk gelombang tsunami atau awan cumulonimbus menggulung di langit Kota Makassar, dimana terdapat lima pesawat yang diketahui akan mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar sehingga harus menunggu hingga cuaca membaik.

Lanjut Baca : Ini Fakta Longsor Sukabumi Jelang Pergantian Malam Tahun Baru !

Adapun Kelima pesawat itu yang harus berputar-putar di ruang udara Makassar hingga 20 menit, setelah reda kemudian bisa mendarat ketika cuaca mulai membaik. Hal tersebut diungkapkan oleh General Manager AirNav Indonesia cabang Makassar Air Traffic Service Centre (MATSC) Novy Pantaryanto ketika  dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (2/1/2019).

Copyright©tribunnews

“Saat awan cumulonimbus menggulung di langit Kota Makassar, Selasa (1/1/2019) sore, ada lima pesawat mengalami penundaan mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. Sehingga, pesawat itu berputar-putar terlebih dahulu di atas sekitar 15 hingga 20 menit lalu mendarat setelah cuaca mulai membaik,” ucap Novy.

Disini, Novy yang mengatakan awan berbentuk gelombang tsunami itu sebagai awan yang sangat berbahaya. Di dalam gumpalan awan cumulonimbus itu ada partikel-partikel petir, es dan lain-lainnya sehingga dapat membahayakan bagi penerbangan. Diketahui bahwa awan cumulonimbus inilah yang paling dihindari oleh pilot, lantaran di dalam awan itu juga terdapat pusaran angin.

“Sangat mengerikan itu awan cumulonimbus. Kalau kita liat angin puting beliung, ekor angin itu ada di dalam awan cumulonimbus. Awan ini juga dapat membekukan mesin pesawat, karena di dalamnya terdapat banyak partikel-partikel es. Terdapat partikel petir dan sebagainya di dalam awan itu,” imbuhnya.

Walau awan cumulonimbus dinilai dapat membahayakan bagi penerbangan, kata Novy, pihaknya sudah memiliki alat radar cuaca pada rute penerbangan yang dapat memprediksi cuaca hingga radius 100 KM.

Lanjut Baca : KPK Pastikan Ancaman Hukuman Mati Bagi Koruptor Dana Bencana Tsunami !

Oleh sebab itu, apabila mengetahui awan cumulonimbus muncul dalam radar, pihaknya langsung memberitahukan hal itu dan pilot membelokkan pesawat hingga 15 derajat.

“Tidak ada pilot yang berai menembus awan cumulonimbus. Jadi kita mempunyai radar cuaca dan berkoordinasi dengan BMKG, sehingga data dari BMKG yang diperoleh terkait cuaca buruk akan disampaikan kepada pilot. Jadi cuaca buruk yang terjadi, aman bagi lalu lintas penerbangan,” terangnya.

Novy menerangkan, awan cumulonimbus berada diketinggian 1.000 hingga 15.000 kaki. Dimana untuk penerbangan 30.000 hingga 40.000 kaki aman bagi pesawat.

Lanjut Baca : Terkait Tsunami Selat Sunda, Ma’ruf Amin Ingin Anggaran Bencana Diperbesar !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here